Penyanyi asal Barabai, Kalimantan Selatan, Syahriyadi, meraih popularitas luas di media sosial melalui lagu bertajuk Gadis Manis Kalimantan yang menjadi latar musik populer bagi netizen dan selebritas pada Selasa (21/4/2026). Kesuksesan pria kelahiran tahun 2000 ini menandai transformasi kariernya dari pekerja rumah makan menjadi musisi nasional.
Popularitas lagu tersebut menarik perhatian figur publik ternama seperti Luna Maya, Ria Ricis, hingga Fuji yang menggunakan karyanya dalam konten TikTok. Sebagaimana dilansir dari Detik Hot, Syahriyadi sebelumnya merupakan seorang penjaga gerai makanan cepat saji sebelum bakatnya mulai dikenal publik secara luas.
Perubahan garis hidup pria asal Kalimantan Selatan ini bermula pada tahun 2021 saat ia mengunggah video penyamaran lagu milik Elvi Sukaesih. Versi lagu tersebut berhasil mencuri perhatian pengguna internet dan menjadi pembuka jalan bagi kariernya di industri hiburan.
"Iya waktu itu saya masih bekerja sebagai penjaga makanan cepat saji. Terus coba cover lagu Bunda Elvi Sukaesih, langsung viral di media sosial," ujar Syahriyadi.
Setelah momen tersebut, bakat vokalnya dilirik oleh pelaku industri musik di Jawa Timur. Salah satu video kolaborasinya bahkan berhasil menembus angka 12 juta penonton dan memberinya kesempatan untuk tampil di berbagai stasiun televisi nasional.
Meski sempat mengalami kegagalan saat mengikuti ajang pencarian bakat pada tahun lalu, Syahriyadi tetap aktif memproduksi karya orisinal. Beberapa judul lagu yang telah dirilisnya antara lain Bila Tak Mau Disakiti Jangan Menyakiti, Bertahan Sakit, Pergi Sulit, serta lagu berbahasa Banjar berjudul Kada Pacang Lagi.
Lagu Gadis Manis Kalimantan yang diciptakan oleh Tegar CS menjadi titik puncak popularitasnya di tahun 2026 ini. Karya tersebut secara konsisten digunakan sebagai musik latar oleh banyak pengguna platform video pendek.
"Lagunya ciptaan Tegar CS meledak dan ramai digunakan sebagai backsound di TikTok. Bahkan banyak selebritas Tanah Air yang menggunakan lagu saya untuk backsound konten di TikTok mereka. Senang pasti," tutur Syahriyadi.
Dalam pengembangannya, Syahriyadi menyatakan komitmennya untuk tetap membumi meski kini sering bersinggungan dengan artis-artis papan atas di Jakarta. Ia memiliki misi khusus untuk memperkenalkan budaya daerahnya melalui jalur musik profesional.
"Aku gak mau cepat puas begitu saja. Aku berkomitmen untuk terus berkarya di industri musik dan mengangkat lagu Banjar Indo," pungkas Syahriyadi.