Sunderland membawa pulang satu poin setelah menahan imbang tuan rumah Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Molineux pada Sabtu (2/5/2026). Dilansir dari Bola, The Black Cats mampu mempertahankan hasil seri meskipun harus bermain dengan sepuluh orang sejak pertengahan babak pertama.
Tim tamu mencetak gol pembuka lewat aksi Nordi Mukiele pada menit ke-17 sebelum situasi berubah sulit akibat kartu merah bek Daniel Ballard di menit ke-24. Wolves yang sudah dipastikan terdegradasi akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Santiago Bueno pada menit ke-54 di hadapan pendukung sendiri.
Secara statistik, Wolverhampton Wanderers mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Tim tuan rumah juga tampil agresif dengan melepaskan 7 tembakan tepat sasaran dan mencatatkan nilai harapan gol (Expected Goals) sebesar 1,78, berbanding jauh dengan Sunderland yang hanya mencatat xG 0,64.
Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, memberikan apresiasi terhadap konsistensi performa anak asuhnya pada awal pertandingan sebelum insiden kartu merah tersebut terjadi.
"Standar permainan kembali. Kami mendominasi babak awal dan pantas unggul," ucap Regis Le Bris.
Ia juga menyoroti bagaimana berkurangnya jumlah pemain memengaruhi dinamika tim di lapangan hijau dalam menghadapi tekanan lawan.
"Kartu merah mengubah jalannya pertandingan dan memungkinkan mereka membangun momentum dengan keunggulan jumlah pemain."
Juru taktik asal Perancis tersebut melakukan perubahan strategi pada interval kedua demi mengamankan pertahanan timnya.
"Kami menyesuaikan struktur permainan di babak kedua dan tetap berhasil menciptakan peluang," tutur Regis Le Bris.
Le Bris menambahkan bahwa hasil imbang ini merupakan respons positif setelah timnya menderita kekalahan beruntun dengan skor besar pada dua laga sebelumnya.
"Saya senang dengan cara kami bermain," ucap Regis Le Bris.
Keberhasilan Sunderland mencuri poin tidak lepas dari penampilan kiper Robin Roefs yang melakukan enam penyelamatan krusial. Le Bris mengakui sulitnya memprediksi performa tim setelah kebobolan banyak gol pekan lalu.
"Setelah kebobolan sembilan gol dalam dua pertandingan sebelumnya, sulit untuk memprediksi bagaimana kami akan bereaksi hari ini," tutur Regis Le Bris.
Di sisi lain, pelatih Wolverhampton Wanderers, Rob Edwards, mengakui efektivitas organisasi pertahanan yang diterapkan oleh kubu lawan.
"Kami mencoba untuk menekan, kami mencoba untuk lebih banyak menyerang, dan Sunderland terlihat bagus ketika mereka bermain bertahan seperti itu," ujar Rob Edwards.
Edwards mencatat bahwa kemampuan bertahan Sunderland ini sudah ia kenali sejak pertemuan mereka di kompetisi kasta kedua musim lalu.
"Saya pernah menghadapi mereka tahun lalu di Championship, di mana mereka sangat efektif dengan pendekatan tersebut dan ketika mereka dibutuhkan tahun ini, mereka sangat sulit untuk ditembus," tutur Edwards.
Hasil ini menempatkan Sunderland di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Inggris musim 2025-2026 dengan koleksi 47 poin. Posisi tersebut membuat The Black Cats unggul satu tingkat di atas rival bebuyutan mereka, Newcastle United.