Sunderland tampil solid dan berhasil membuat barisan penyerang Manchester United tidak berkutik dalam laga lanjutan Liga Inggris. Dilansir dari Bola, tim tamu dipaksa bermain buntu saat berkunjung ke Stadium of Light pada Sabtu, 9 Mei 2026.
The Black Cats menunjukkan keberanian dengan menyuguhkan gaya permainan terbuka serta agresif saat menghadapi Setan Merah. Meski Manchester United sudah mengamankan tiket Liga Champions musim depan, Sunderland tetap mengambil inisiatif serangan.
Dominasi Sunderland asuhan Regis Le Bris terlihat dari catatan penguasaan bola yang menyentuh angka 51 persen. Pasukan tuan rumah juga tercatat lebih mengancam dengan angka harapan gol (xG) mencapai 1.17, sementara United hanya 0.66.
Sepanjang pertandingan, penggawa lini serang Man United tidak diberikan ruang gerak yang leluasa oleh pertahanan Sunderland. Akibatnya, armada Michael Carrick hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran ke gawang lawan.
Berbanding terbalik dengan tim tamu, Sunderland mampu memberondong gawang United dengan empat tembakan tepat sasaran. Kondisi ini memaksa kiper Senne Lammens bekerja ekstra keras untuk menjaga kesucian gawangnya.
Kendati mendominasi jalannya laga, upaya The Black Cats tidak membuahkan gol kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Duel antara Sunderland melawan Manchester United ini berakhir dengan skor imbang tanpa gol alias 0-0.
"Kami menciptakan tiga atau empat peluang besar, jadi seharusnya itu cukup untuk mencetak gol, tetapi ternyata tidak," ucap pelatih Sunderland, Regis Le Bris di situs resmi klubnya.
"Para pemain sedikit kecewa di ruang ganti, yang merupakan pertanda baik karena kami berada di Premier League lagi setelah delapan tahun," ujar Le Bris menambahkan.
"Pertandingan hari ini melawan Manchester United sangat menuntut, tetapi saya pikir para pemain bermain dengan baik," ucap Le Bris.
"Sepertiga lapangan terakhir selalu menjadi bagian lapangan yang paling menantang," tutur sang pelatih asal Perancis itu menambahkan.
Respon Michael Carrick Terhadap Hasil Imbang
Di pihak lawan, Michael Carrick mengaku mensyukuri hasil satu poin yang diraih di markas Sunderland. Ia menyadari bahwa anak asuhnya berada dalam posisi yang banyak tertekan sepanjang laga tersebut.
"Karena kami meraih satu poin, saya pikir clean sheet selalu bagus untuk didapatkan," tutur Carrick soal catatan tanpa bobol timnya.
"Saya pikir kami telah mencetak banyak gol musim ini dan menciptakan banyak peluang," kata Carrick.
"Ini hanya salah satu pertandingan, Anda tahu, pertandingan yang sulit. Itu poin yang cukup bagus dan kami hampir memenangkannya pada akhirnya," ujar Carrick menjelaskan.
Hasil imbang ini sekaligus memutus tren kemenangan beruntun yang sebelumnya diraih oleh Manchester United. Sebelum ditahan imbang oleh Sunderland, Setan Merah sukses menumbangkan Chelsea, Brentford, serta Liverpool.