Mantan pemain tim nasional Belanda, Wesley Sneijder, memprediksi Paris Saint-Germain (PSG) akan keluar sebagai juara dalam laga final Liga Champions 2025/2026 melawan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei mendatang. Dilansir dari Detik Sport, Sneijder menilai Arsenal berisiko mengalami kekalahan telak.
Pertemuan di partai puncak ini menyajikan duel statistik antara pertahanan kuat melawan lini serang agresif. Arsenal tercatat hanya kebobolan enam gol dalam 14 laga sejak fase grup, sementara PSG telah mengoleksi total 44 gol sepanjang kompetisi berlangsung.
Sneijder membandingkan situasi ini dengan final musim lalu saat PSG berhasil menundukkan Inter Milan dengan skor telak 5-0. Meskipun mengakui ketangguhan lini belakang klub asal London tersebut, ia tetap menempatkan raksasa Prancis sebagai tim yang lebih diunggulkan.
"Jika saya harus mengatakan siapa yang saya kira akan menang, saya akan mengatakan PSG," ujar Sneijder, mantan gelandang top.
Legenda sepak bola tersebut memberikan catatan khusus terhadap kualitas duet bek tengah yang dimiliki skuad asuhan Mikel Arteta saat ini. Menurutnya, kualitas pertahanan Arsenal akan membuat jalannya pertandingan menjadi lebih kompetitif dan menarik untuk disaksikan.
"Namun, Arsenal itu tidak gampang kebobolan. Mereka punya pertahanan tangguh dengan dua bek tengah yang punya kualitas terbaik," kata Sneijder.
Menganalisis jalannya pertandingan, ia melihat adanya kemiripan skenario dengan partai final yang dijalani Inter Milan tahun lalu. Walaupun Inter saat itu memiliki organisasi pertahanan yang solid, mereka tetap gagal membendung serangan lawan.
"Ini akan jadi sebuah pertandingan yang menarik. Saya kira bisa jadi sebuah pertandingan yang mirip dengan final Inter Milan pada tahun lalu. Saya percaya hasilnya bisa saja [5-0]. Sebelum pertandingan, saya mengira PSG memang punya keuntungan, tapi Inter kan punya pertahanan yang tangguh, dan dengan cara mereka bermain pada serangan-serangan balik," jelas Sneijder.
Ia menambahkan bahwa kejutan skor tipis bagi kemenangan Arsenal mungkin saja terjadi jika mereka mampu meredam daya gempur lawan. Namun, Sneijder menekankan bahwa menjaga gawang agar tetap bersih dari gol PSG merupakan tugas yang sangat berat bagi tim mana pun.
"Mungkin saja bisa [kejutan] dan skor 1-0 untuk Inter, tapi hal itu juga bisa malam yang sulit untuk Inter dan saya merasakan yang sama sekarang [untuk Arsenal]. Pertandingannya bisa saja jelek, 1-0 untuk Arsenal, dan saya tidak mengatakan jelek dalam arti yang buruk karena menghentikan PSG mencetak gol itu performa yang luar biasa, tapi memang sangat sulit," tutur Sneijder.
Menutup analisisnya, pria yang pernah membela Real Madrid dan Inter Milan tersebut kembali menegaskan besarnya tantangan yang dihadapi lini belakang The Gunners. Baginya, PSG memiliki kapasitas untuk mencetak banyak gol jika pertahanan lawan sedikit saja lengah.
"Jika Arsenal mampu melakukannya dan menang 1-0, maka itu sangat bagus. Namun, saya percaya akan sangat sulit tidak kebobolan melawan PSG. Jadi skornya bisa 3-0 atau 4-0 untuk PSG, atau 1-0 untuk Arsenal," pungkas Sneijder.