SM Entertainment Menangkan Gugatan Rp 1,99 Miliar Lawan YouTuber Sojang

SM Entertainment Menangkan Gugatan Rp 1,99 Miliar Lawan YouTuber Sojang
Foto: Ilustrasi SM Entertainment Menangkan Gugatan Rp 1,99 Miliar Lawan YouTuber Sojang.

SM Entertainment memenangkan gugatan perdata terhadap pengelola saluran YouTube Sojang senilai 170 juta won atau sekitar Rp 1,99 miliar. Putusan yang dikeluarkan pada 22 April ini menetapkan bahwa YouTuber tersebut terbukti melakukan pelanggaran hak pribadi terhadap sejumlah artis di bawah naungan agensi tersebut.

Dilansir dari Detikcom, Pengadilan Distrik Seoul Pusat Divisi Sipil ke-14 memerintahkan Sojang membayar kompensasi awal sebesar 130 juta won. Sanksi ini diberikan atas kerugian yang muncul akibat konten video negatif yang diproduksi dan disebarkan melalui platform YouTube.

Hakim juga menetapkan hukuman tambahan sebesar 40 juta won karena aktivitas YouTuber tersebut dinilai telah mengganggu operasional serta performa bisnis perusahaan secara signifikan. Dalam keterangannya, pihak pengadilan memberikan penegasan mengenai dampak kerusakan yang terjadi pada nilai merek agensi.

"Video-video yang diproduksi dan diunggah oleh operator saluran tersebut menyebabkan penurunan citra dan nilai merek artis SM, yang merupakan aset inti SM, sehingga menimbulkan gangguan besar terhadap operasional dan kinerja bisnis SM," tulis putusan pengadilan.

Proses hukum ini bermula ketika SM Entertainment mengajukan gugatan pada April 2024 yang menargetkan pemilik akun tersebut. Laporan tersebut mencakup pelanggaran Undang-Undang tentang Peningkatan Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi serta Perlindungan Informasi setelah munculnya konten fitnah terhadap anggota grup EXO, Red Velvet, hingga aespa.

Manajemen kemudian melanjutkan langkah hukum dengan melayangkan gugatan sipil terhadap individu yang sama pada Oktober 2024. Pihak agensi menyatakan bahwa perlindungan terhadap artis dari serangan digital yang merusak akan tetap menjadi prioritas utama kebijakan perusahaan.

"Kami akan terus mengambil tindakan hukum yang tegas, dengan berpegang pada kebijakan tanpa toleransi, terhadap saluran YouTube mana pun yang terlibat dalam serangan pribadi, menggunakan bahasa yang menghina atau merendahkan, atau secara berulang kali menyebarkan informasi palsu untuk melindungi artis kami. Kami mendesak agar semua segera menghentikan semua aktivitas ilegal yang saat ini ditujukan kepada artis kami," tegas manajemen.

Langkah hukum ini diambil sebagai bagian dari upaya agensi untuk menekan penyebaran informasi palsu yang dilakukan secara berulang oleh akun-akun kontroversial. Saat ini, SM Entertainment berkomitmen untuk memantau aktivitas serupa yang dapat merugikan reputasi para artis dan stabilitas bisnis perusahaan.

Artikel terkait

Rekomendasi