Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menegaskan kesiapan mental skuatnya untuk menantang Arsenal pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026 di Stadion Emirates, London, Rabu (6/5/2026) pukul 02.00 WIB. Laga krusial ini digelar setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama, sebagaimana dilansir dari Bola.
Simeone menepis anggapan bahwa timnya berada di bawah tekanan besar akibat kegagalan mengamankan kemenangan saat bermain di kandang sendiri sebelumnya. Sang pelatih menekankan bahwa fokus utama saat ini hanyalah pada performa di atas lapangan hijau guna mengamankan tiket menuju babak final.
"Tidak, saya rasa saya melihat bahwa kalian selalu mencari beberapa berita utama, beberapa kutipan yang menonjol dari biasanya menjelang semifinal. Kenyataan adalah baik pemain maupun pelatih hanya ingin pertandingan dimulai dan dimainkan, karena ini tidak lebih dari pertandingan sepak bola, dan siapa pun yang bermain lebih baik akan memiliki peluang lebih besar untuk menang," ujar Simeone.
Juru taktik asal Argentina tersebut meyakini bahwa kedua kubu memiliki peluang yang sama besarnya untuk melaju ke fase berikutnya. Ia menilai pertandingan di London akan menjadi ajang pembuktian kekuatan taktik bagi masing-masing pelatih dalam memaksimalkan potensi pemain mereka.
"Setiap tim memiliki kekuatan masing-masing, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mencoba memaksimalkan kekuatan kami, dan saya yakin pelatih Arsenal juga akan mencoba memaksimalkan kekuatan mereka," kata Simeone.
Simeone berpendapat bahwa faktor penentu kemenangan bukan sekadar strategi di atas kertas, melainkan kemampuan manajemen emosi pemain. Ia memandang tugasnya adalah menjaga stabilitas psikologis penggawa Los Rojiblancos agar tetap tenang di tengah atmosfer pertandingan yang kompetitif.
"Tidak peduli seberapa banyak kami para pelatih merenungkan berbagai hal, jelas bahwa sepak bola adalah tentang para pemain, dan kita perlu mengelola emosi mereka dengan sebaik mungkin agar mereka dapat menghadapi pertandingan dalam kondisi terbaik," tambahnya.
Ketenangan dianggap sebagai modal utama bagi Atletico Madrid untuk menjalankan rencana permainan dengan efektif saat menghadapi tekanan suporter tuan rumah. Simeone menyatakan bahwa pengalaman bertahun-tahun di level tertinggi memberinya perspektif yang lebih matang dalam menghadapi laga besar.
"Setelah itu, kita bisa merenungkan ide ini atau ide itu, tetapi pertandingan berubah saat dimulai. Jadi, saya pikir pengalaman dan waktu memberi Anda lebih banyak ketenangan, bukan kepasifan, tetapi ketenangan, dan, tentu saja, ketenangan pikiran untuk menghadapi pertandingan seperti yang akan kita hadapi besok," tuturnya.
Atletico Madrid tetap mengusung kepercayaan diri tinggi untuk meraih kemenangan meski berstatus sebagai tim tamu pada laga penentuan ini. Simeone berharap kualitas individu para pemainnya dapat muncul secara kolektif untuk mendominasi jalannya pertandingan.
"Kami akan mencoba memainkan permainan yang perlu dimainkan, dengan intensitas dan pemahaman akan tuntutan pertandingan. Mudah-mudahan, kualitas pemain kami akan meningkatkan performa tim," jelasnya.
Ambisi besar untuk lolos ke final didukung dengan keyakinan penuh terhadap skema permainan yang telah dipersiapkan selama sesi latihan. Pelatih yang identik dengan gaya permainan disiplin ini memastikan seluruh elemen tim memiliki visi yang sama untuk mencapai target di Emirates.
"Kami sangat percaya pada apa yang kami lakukan. Kami yakin dan percaya diri dengan apa yang ingin kami capai dalam pertandingan ini," sambungnya.
Kondisi skuat Atletico Madrid juga mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Alexander Sorloth, Giuliano Simeone, dan Julian Alvarez yang sempat mengalami gangguan kebugaran. Tim medis terus memantau perkembangan fisik ketiga pemain tersebut sebelum menentukan susunan pemain utama.
"Kemarin mereka semua bergerak sedikit, mereka merasa lebih baik. Hari ini kami berharap mereka bisa berlatih dengan baik...besok kami akan memutuskan siapa yang akan menjadi starter," tandasnya.