Shindy Samuel Somasi PT Berkah Djaya Sentosa Terkait Hak Merek

Shindy Samuel Somasi PT Berkah Djaya Sentosa Terkait Hak Merek
Foto: Ilustrasi Shindy Samuel Somasi PT Berkah Djaya Sentosa Terkait Hak Merek.

Shindy Samuel melayangkan somasi terhadap PT Berkah Djaya Sentosa, perusahaan produk kecantikan yang dipimpin suaminya, Rendy Satria Putra, pada Rabu (29/4/2026). Langkah hukum ini diambil di tengah proses perceraian keduanya yang sedang berjalan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Persoalan ini mencuat setelah adanya dugaan pelanggaran transparansi kegiatan bisnis serta penggunaan merek dagang tanpa izin. Berdasarkan laporan Detik Hot, Rendy dilarang menggunakan logo hingga memproduksi produk Glam Shine karena Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) merek tersebut terdaftar atas nama Shindy Samuel.

Shindy Samuel mengonfirmasi bahwa rincian mengenai surat teguran tersebut sudah dipublikasikan sebelumnya. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan guna menanggapi isu yang berkembang di ranah publik.

"Kalau yang kemarin sih yang sudah press release-in saja. Soal yang disomasi, kan. Itu saja kan sebenarnya sudah pada tahu semuanya," kata Shindy Samuel.

Terkait kabar mengenai permintaan dana sebesar Rp30 miliar, Shindy menegaskan bahwa hal tersebut merupakan persoalan yang berbeda dari somasi bisnisnya. Nilai tersebut diduga berkaitan dengan permintaan pembagian harta gana-gini atau kompensasi pernikahan yang diajukan pihak suami kepada ayah Shindy.

"Bukan, itu sih beda," ujar Shindy Samuel.

Shindy menjelaskan lebih lanjut bahwa informasi mengenai somasi tersebut juga dapat dipantau melalui kanal media sosial miliknya. Teguran hukum itu berfokus pada kedudukan Glam Shine selaku pemilik sah HAKI.

"Instagram, terus di TikTok yang mengenai sedang adanya somasi dari Glam Shine, pemilik HAKI-nya," tutur Shindy Samuel.

Ardik Putra Pratama selaku kuasa hukum Shindy Samuel menyatakan bahwa detail persoalan ini sudah dibagikan kepada publik. Ia menyebutkan terdapat beberapa unggahan yang menjelaskan duduk perkara sengketa ini.

"Ada di Instagram-nya, itu ada beberapa," ujar Ardik Putra Pratama.

Ardik mengungkapkan bahwa konflik rumah tangga kliennya kini telah merembet ke urusan profesional. Pihaknya menyatakan keinginan agar perpisahan dan urusan bisnis ini dapat diselesaikan tanpa konflik berkepanjangan.

"Ada perseteruan sedikitlah di ranah bisnis juga, yang masih belum bisa diterima oleh Bunda. Makanya itu ya kami sih maunya pisah semua baik-baik," kata Ardik Putra Pratama.

Kuasa hukum tersebut berharap ada iktikad baik dari pihak Rendy Satria Putra untuk merespons somasi ini. Penyelesaian secara damai menjadi prioritas bagi pihak Shindy Samuel dalam menghadapi proses hukum yang berjalan.

"Mau kami semua selesaikan juga semua baik-baik. Mudah-mudahan dari pihak sebelah pun menginisiasi iktikad baik untuk sama-sama menyelesaikan ini dengan baik-baik," lanjut Ardik Putra Pratama.

Sebagai penutup, Shindy sempat melontarkan pernyataan mengenai kondisi finansial pihak-pihak yang terlibat dalam perseteruan ini. Ia mengisyaratkan agar setiap pihak bersikap jujur mengenai kemampuan ekonomi masing-masing.

"Iya, lagian kalau nggak mampu, ya sudah ngomong nggak mampu saja," pungkas Shindy Samuel.

Artikel terkait

Rekomendasi