Pengusaha kosmetik Shindy Samuel resmi melayangkan gugatan cerai terhadap suaminya, Rendy Samuel, melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 30 April 2026. Langkah hukum ini diambil setelah hubungan rumah tangga pasangan tersebut mengalami keretakan yang mencapai puncaknya sejak akhir tahun lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Perselisihan dalam rumah tangga mereka dilaporkan mulai memanas sejak Oktober tahun sebelumnya. Shindy menduga adanya pengaruh negatif dari lingkungan pertemanan baru sang suami yang menjadi salah satu faktor pemicu keretakan hubungan mereka.
"Dari bulan Oktober. Sejak beliau kenal dengan beberapa diduga kenal dengan beberapa orang yang memang orang baru gitu. Maksudnya kayak ya dari bulan Oktober sudah memanas sedikit," kata Shindy Samuel saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).
Pemilik nama asli Shindy Romawi Rapsanjani ini menyatakan bahwa keputusan mengakhiri pernikahan telah melalui proses pertimbangan dan doa yang panjang. Ia merasa kondisi rumah tangganya sudah tidak lagi kondusif serta kehilangan nilai ibadah akibat adanya tindakan yang saling menyakiti.
"Ketika memang sudah tidak adanya kenyamanan, yang adanya zalim, saling menyakiti, ya berarti sudah tidak ada ibadah. Jadi ya aku ikutin jalan Allah aja. Makanya mungkin kenapa ada di titik ini ya karena, jalan Allah yang mungkin kata Allah 'Ya udah jodohmu sampai di sini'," tutur Shindy Samuel.
Selain masalah ketidakharmonisan, perbedaan prinsip mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab sehari-hari turut menjadi alasan gugatan. Shindy mengungkapkan rasa lelahnya terhadap percekcokan yang dipicu oleh hal-hal mendasar, seperti pengelolaan waktu dan tanggung jawab pribadi suaminya.
"Percekcokan kami tuh banyak ya ke disiplin sih, lebih ke disiplin kayak bangun pagi gitu. Please lah bangun pagi, tanggung jawab," ucapnya.
Persoalan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan finansial juga menjadi poin keberatan yang disampaikan oleh selebgram berusia 35 tahun tersebut. Shindy mengisyaratkan bahwa dirinya harus bekerja sangat keras demi menjaga kelangsungan bisnis dan kesejahteraan para karyawannya.
"Ada bukti lewat FYP TikTok yang memang ada di platform aku, yang di mana itu aku sendiri yang me-live-kan. Seperti di Ramadan mungkin aku hanya tidur tiga jam untuk membayar THR dan gajian," pungkasnya.
Melalui kuasa hukumnya, Shindy Samuel kini bersiap menghadapi proses persidangan dan berharap agar perceraian ini dapat selesai dengan cepat demi ketenangan batin serta masa depan anaknya. Selain perkara cerai, pihak pengacara juga sedang meneliti adanya dugaan kejanggalan pada transaksi keuangan perusahaan selama masa pernikahan mereka.