Sheila On 7 Rilis Lagu Sederhana Tandai Tiga Dekade Bermusik

Sheila On 7 Rilis Lagu Sederhana Tandai Tiga Dekade Bermusik
Foto: Ilustrasi Sheila On 7 Rilis Lagu Sederhana Tandai Tiga Dekade Bermusik.

Grup musik legendaris asal Yogyakarta, Sheila On 7, menandai perayaan tiga dekade perjalanan karier mereka dengan meluncurkan karya terbaru bertajuk Sederhana. Lagu ini merepresentasikan prinsip hidup para personelnya yang tetap membumi di industri hiburan.

Dilansir dari Suara, single ini bukan sekadar komposisi musik bagi para penggemar atau Sheilagank, melainkan sebuah kristalisasi pandangan hidup. Liriknya memuat pesan mendalam mengenai skala prioritas antara kebutuhan dan keinginan pribadi.

Eross Candra selaku gitaris sekaligus pencipta lagu utama mengungkapkan bahwa inspirasi karya ini lahir dari perenungan terhadap fenomena sosial. Ia menangkap adanya kekaburan batasan dalam gaya hidup konsumtif masyarakat modern saat ini.

"Banyak sekarang yang bias, membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dua-duanya itu, beda lho," ujar Eross Candra saat menjelaskan latar belakang penciptaan lagu tersebut.

Vokalis Akhdiyat Duta Modjo atau Duta turut memberikan pandangannya mengenai esensi lagu tersebut. Meski telah berusia kepala empat, ia mengaku masih terus mendalami pemahaman tentang konsep hidup yang bersahaja.

"Saya pun masih mengalami kesulitan untuk menerjemahkan mana yang menjadi keinginan dan mana yang benar-benar kebutuhan," tutur Duta.

Pesan utama mengenai rasa cukup dan evaluasi diri tertuang secara spesifik melalui penggalan lirik lagu tersebut. Eross ingin mengajak pendengar untuk merasa bahagia dengan porsi hidup yang apa adanya.

"Ada ribuan hektare taman. Satu bunga yang bisa aku berikan. Sederhana, ya sederhana hidup seadanya," bunyi penggalan lirik tersebut.

Peluncuran lagu Sederhana seolah mempertegas berbagai kisah nyata mengenai keseharian personel Sheila On 7 yang jauh dari kemewahan. Salah satu cerita yang pernah menarik perhatian publik berasal dari pengalaman penjemputan konser di Jember pada 2017.

Berbeda dengan protokol ketat artis papan atas pada umumnya, grup ini lebih memilih menempuh jalur darat menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini diungkapkan dalam sebuah utas viral yang mengenang kesederhanaan mereka saat tiba di lokasi.

"Tau nggak, SO7 dari jogja ini mobilan. Cuma dua mobil. Tanpa protokol bandara, penjemputan bandara dan **** kaya gini," tulis akun tersebut.

Kesan bintang besar tidak tampak saat para personel turun dari kendaraan dengan gaya berpakaian yang sangat santai. Gaya mereka digambarkan lebih mirip dengan rombongan keluarga yang sedang melakukan perjalanan wisata biasa.

"Dan pas tiba pun tanpa pengawalan. Ya dateng gitu aja kayak rombongan om om mau piknik ke Bali. Mas Duta cuma pake kaos kutung warna ijo, ama sandalan jepit. Asli kayak orang lagi mau nongkrong. Mas Adam turun dari mobil langsung nyalain rokok Samsu. Asli kayak bukan artis," lanjut cuitan tersebut.

Bahkan untuk urusan konsumsi, mereka tidak mengajukan permintaan hidangan mewah atau riders yang sulit dipenuhi. Para personel justru tidak segan singgah di rumah kerabat atau mencari warung makan di pinggir jalan layaknya masyarakat umum.

"Mas duta bilang gini, 'ini nggak ada nasi apa? Temen-temen terakhir makan di Kediri, mampir di rumah bude'," kenang pemilik akun tersebut mengenai permintaan bersahaja sang vokalis.

Kepribadian yang rendah hati ini juga mendapat pengakuan dari pelaku industri musik lainnya, termasuk mantan VJ MTV, Cathy Sharon. Ia memberikan testimoni positif mengenai karakter Duta yang dinilai sangat sopan dan berbakat.

"Sebagai eks VJ MTV, aku melihat Mas Duta itu kharismatik, humble, sopan, lucu, dan manusia yang berbakat. Nggak peduli usia dan siapapun kamu, dia tetap akan rendah hati. Nggak heran kalau opini tentang dia sangat bagus," tulis Cathy Sharon melalui media sosialnya.

Artikel terkait

Rekomendasi