Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 mulai memasuki babak baru dengan pemanggilan sejumlah pemain untuk menjalani pemusatan latihan. Salah satu nama yang mendapat kepercayaan kembali adalah bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama.
Dilansir dari Suara, pelatih John Herdman menjadwalkan agenda latihan intensif ini berlangsung di Jakarta pada 25 hingga 30 Mei 2026. Momentum ini sekaligus menjadi panggung seleksi bagi para penggawa Garuda sebelum turnamen regional dimulai.
Kembalinya Shayne ke skuad nasional menjadi perhatian khusus mengingat dirinya sempat absen dalam agenda internasional sebelumnya. Pemain berusia 27 tahun tersebut diketahui harus menjalani sanksi larangan bertanding dari FIFA.
Shayne tidak sendirian dalam pemanggilan kali ini karena ia menjadi bagian dari kuartet pemain Persija Jakarta yang terpilih. Herdman turut memanggil Witan Sulaeman, Fajar Fathurrahman, dan Eksel Runtukahu ke dalam program latihan tersebut.
Sesi latihan di Jakarta ini diproyeksikan sebagai filter utama tim pelatih dalam menyusun komposisi pemain yang solid. Meski di level klub menit bermainnya cenderung minim, Shayne menunjukkan antusiasme besar untuk memperjuangkan posisinya.
Tekad kuat diperlihatkan sang pemain untuk membayar waktu yang hilang akibat hukuman disiplin. Ia berkomitmen memanfaatkan setiap sesi di lapangan untuk memikat hati tim pelatih melalui kualitas teknisnya.
Ambisi Membayar Sanksi FIFA
Hukuman dari federasi sepak bola dunia tersebut bermula saat Shayne melakukan aksi protes keras kepada wasit dalam laga kontra Irak pada November 2025. Akibatnya, ia dilarang memperkuat tim nasional dalam dua pertandingan resmi.
Situasi hukuman tersebut ternyata juga dialami oleh rekan setimnya, Thom Haye. Kini, setelah masa sanksi berakhir, Shayne berupaya keras mengembalikan kepercayaan publik dan staf kepelatihan lewat kerja keras di pemusatan latihan.
"Ya, saya akan ikut TC dan sangat senang dengan kesempatan ini," ujar Shayne kepada awak media.
Meski sadar tidak bisa memberikan kontribusi pada laga-laga sebelumnya, ia optimistis dapat memberikan impresi positif selama masa persiapan berlangsung di Jakarta.
"Saya memang tidak bisa bermain di pertandingan kemarin karena hukuman. Tapi saya bisa menunjukkan kemampuan saya saat latihan nanti. Ini akan menjadi hal yang baik," kata Shayne.