Penyerang Manchester United Benjamin Sesko berhasil menyumbangkan satu gol saat timnya menaklukkan Brentford dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford pada Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. Dilansir dari Detik Sport, kemenangan Setan Merah ini diwarnai efektivitas tinggi sang striker yang mencetak gol meski hanya mendapatkan satu peluang sepanjang laga.
Statistik menunjukkan bahwa pemain asal Slovenia tersebut telah melepaskan total 58 percobaan selama berkarier di Premier League, dengan 46 di antaranya dilakukan di dalam kotak penalti. Dari keseluruhan upaya tersebut, Sesko sukses mengonversi 10 gol, di mana delapan gol tercipta tepat di area kotak penalti lawan.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberikan pembelaan terhadap minimnya keterlibatan Sesko dalam serangan terbuka namun tetap mematikan di depan gawang. Carrick menilai peran penyerang tengah nomor sembilan telah mengalami pergeseran dalam dinamika permainan modern saat ini.
"Saya pikir, dengan perkembangan permainan saat ini, jika Anda adalah seorang striker murni nomor sembilan, perannya sudah sedikit berubah," kata Carrick yang dikutip dari situs resmi MU.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut menambahkan bahwa seorang penyerang yang bermain di garis pertahanan terakhir lawan terkadang tidak selalu terlihat menonjol secara visual di lapangan. Kendati demikian, Sesko tetap dianggap memiliki kontribusi krusial dalam struktur permainan tim secara keseluruhan.
"Saya pikir jika Anda seorang striker yang bermain di garis belakang, terkadang Anda tidak selalu terlibat dalam permainan. Tapi bukan itu perannya, dia tentu memiliki peran dalam permainan umpan dan saat tanpa bola," sambung Carrick.
Carrick menekankan bahwa atribut utama yang dibutuhkan dari seorang penyerang murni adalah kemampuan membaca momentum dan penempatan posisi yang tepat. Hal ini terbukti menjadi faktor penentu kemenangan bagi United dalam laga ketat melawan Brentford tersebut.
"Jika Anda melihat para striker murni nomor sembilan, mereka harus memilih momen yang tepat dan berada di sana pada waktu yang tepat. Itu adalah momen besar bagi kami."
Keberhasilan Sesko dalam memanfaatkan satu-satunya kesempatan yang didapat juga disebut sebagai bukti kematangan mental dan teknis sang pemain di bawah tekanan. Carrick memuji ketenangan yang ditunjukkan anak asuhnya tersebut saat mengeksekusi peluang di mulut gawang.
"Dia sangat tenang dan terkendali. Itu menunjukkan langkah-langkah yang telah dia ambil untuk berada dalam situasi itu dan memiliki kepercayaan diri untuk mencetak gol dengan cara seperti itu," Carrick menegaskan.