Pebalap nasional Sean Gelael dijadwalkan tampil tanpa rekan setim dalam ajang GT World Challenge Asia (GTWCA) di Sirkuit Mandalika pada 2-3 Mei 2026 mendatang. Dilansir dari Detik Sport, Sean yang membela tim Garage 75 akan turun di kelas Silver meski regulasi normal biasanya mensyaratkan komposisi dua pebalap.
Keputusan untuk membalap sendirian membawa konsekuensi berupa sejumlah penalti waktu saat melakukan pit stop guna menjaga aspek keadilan kompetisi. Penyesuaian ini diberlakukan karena tim lain diperkuat oleh dua pebalap sesuai dengan ketentuan umum balapan tersebut.
Skema penalti pertama akan diterapkan pada pit stop Race 1, yang mewajibkan Sean melakukan prosedur fisik tambahan. Mengacu pada aturan di putaran pertama Sepang, Malaysia, Sean harus keluar dari mobil dan menutup pintu sebelum masuk kembali untuk mensimulasikan proses pergantian pebalap.
Selain prosedur fisik, terdapat tambahan waktu khusus bagi pebalap di kelas Silver yang besarannya ditentukan berdasarkan karakteristik sirkuit. Sebagai gambaran, pada balapan di Mandalika tahun lalu, terdapat tambahan waktu 7 detik dari batas minimal pit stop 100 detik, sehingga total durasi menjadi 107 detik.
| Posisi Race 1 | Tambahan Waktu (Detik) | Total Estimasi Pit Stop (Detik) |
|---|---|---|
| P1 (Juara) | 15 | 122 |
| P2 (Runner-up) | 10 | 117 |
| P3 (Ketiga) | 5 | 112 |
SRO selaku promotor GTWCA menetapkan bahwa regulasi Mandatory Pit Stop Times dihitung sejak kendaraan memasuki hingga keluar area pit. Hingga saat ini, pihak promotor belum merilis detail resmi besaran penalti khusus untuk kategori solo driver di Mandalika tahun ini.
Detail aturan tersebut dijadwalkan terbit melalui buletin resmi pada pekan balapan mendatang di Lombok. Sean Gelael mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia untuk penampilannya yang dianggap sebagai catatan sejarah baru ini.
"Yang penting dukung terus saya, karena ini momen bersejarah untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia," kata Sean.
Ajang ini menjadi tantangan berat bagi Sean karena harus bertarung secara kompetitif sendirian di hadapan publik sendiri untuk pertama kalinya. Ketentuan penalti dipastikan akan mempengaruhi strategi tim dalam mengelola manajemen waktu selama durasi balapan berlangsung.