Legenda Manchester United Peter Schmeichel merekomendasikan klub untuk mendatangkan gelandang Sunderland Granit Xhaka sebagai pengganti Casemiro pada bursa transfer musim panas 2026. Sosok Xhaka dinilai memiliki atribut kepemimpinan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh lini tengah Setan Merah.
Dilansir dari Bola melalui Goal, Manchester United sedang melakukan pembenahan skuat seiring keputusan Casemiro untuk meninggalkan klub. Selain hengkangnya gelandang asal Brasil tersebut, raksasa Liga Inggris ini juga berencana melepas Manuel Ugarte demi memberikan ruang perkembangan bagi talenta muda Kobbie Mainoo.
Schmeichel memandang Xhaka yang kini berusia 33 tahun sebagai solusi jangka pendek yang ekonomis dengan taksiran harga transfer sebesar 17 juta pound atau sekitar 401 miliar rupiah. Kehadiran mantan pemain Arsenal tersebut dianggap mampu menambal kekosongan pemimpin di lapangan setelah kepergian para pemain senior.
"Saya rasa kami harus merekrut Xhaka. Saya berpendapat, yang akan kami lakukan adalah membangun tim di sekitar Kobbie, kan? Sekarang Casemiro akan pergi," ujar Peter Schmeichel, mantan kiper Manchester United.
Penjaga gawang legendaris asal Denmark ini menyoroti bahwa merekrut pemain yang terlalu muda justru berisiko bagi stabilitas tim. Ia menekankan bahwa MU memerlukan sosok vokal yang bisa mendampingi kapten Bruno Fernandes dan bek Harry Maguire dalam memimpin rekan setimnya.
"Sekarang kami bisa mendatangkan seseorang seperti (Adam) Wharton, (Elliot) Anderson atau siapa pun yang masih muda, yang masih belum berpengalaman. Yang kami butuhkan dan yang sebenarnya tidak kami miliki selain Harry Maguire dan Bruno Fernandes di tim itu adalah kepemimpinan yang tepat," imbuh Schmeichel.
Argumentasi Schmeichel didasarkan pada performa impresif Xhaka bersama tim promosi Sunderland pada musim 2025-2026. Kontribusi gelandang tersebut berhasil membawa The Black Cats menempati posisi ke-12 klasemen sementara Liga Inggris dan tampil kompetitif meski berstatus tim baru.
"Ketika saya melihat apa yang telah dilakukan Xhaka untuk Sunderland, Xhaka adalah alasan mereka berada di posisi mereka sekarang," tambah Schmeichel.
Schmeichel memuji transformasi permainan dan fisik Xhaka yang tetap prima di usia kepala tiga. Ia meyakini bahwa kualitas kepemimpinan pemain internasional Swiss tersebut akan menjadi aset berharga bagi perkembangan skuat asuhan Erik ten Hag ke depannya.
"Dia benar-benar luar biasa, kualitas kepemimpinannya hebat, dia bisa bermain di 80 persen pertandingan, dia pemain yang sangat bagus. Kami sangat membutuhkan lebih banyak kepemimpinan," imbuh Schmeichel.
Sebelum munculnya saran dari Schmeichel, Manchester United sempat dikaitkan dengan sejumlah nama gelandang potensial lainnya. Radar transfer klub dilaporkan sempat mengarah pada Adam Wharton dari Crystal Palace, Elliot Anderson milik Nottingham Forest, hingga pemain West Ham United, Matheus Fernandes.