Kediaman pasangan selebritas Anisa Rahma dan Anandito Dwis di Kelurahan Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Kamis (30/4/2026). Insiden tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah akibat api yang merambat cepat di area ruang makan.
Musibah ini dikonfirmasi melalui unggahan akun media sosial Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandung pada Sabtu (2/5/2026). Dilansir dari Detik Hot, pihak berwenang menyebutkan bahwa titik api pertama kali muncul di lantai bawah sebelum menyebar ke bagian lain.
Mantan personel Cherrybelle tersebut mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat memberikan pernyataan resmi kepada publik segera setelah kejadian. Ia masih fokus melakukan pengamanan aset dan barang-barang penting yang tersisa di lokasi reruntuhan rumahnya.
"Aku belum bisa update, soalnya masih mengevakuasi barang-barang yang harus diselamatkan. Kayak BPKB, kunci mobil yang gandanya, cadangannya. Doain ya semua ya," ucap Anisa Rahma kala itu.
Berdasarkan keterangan dari petugas Damkarmat, Anandito Dwis selaku saksi sekaligus menantu pemilik rumah telah berusaha mengendalikan situasi saat api mulai membesar. Penyelidikan awal menunjukkan adanya kaitan antara penggunaan penerangan alternatif dengan pemicu kebakaran tersebut.
"Peristiwa kebakaran ini diduga dipicu oleh lilin yang lupa dimatikan dikarenakan selama dua hari terakhir menyalakan lilin untuk mengusir lalat," jelas akun DAMKARMATAN KOTA BANDUNG.
Anandito sempat berupaya memadamkan kobaran api secara mandiri sebelum akhirnya menyadari bahwa situasi sudah tidak terkendali. Laporan petugas merinci bagaimana kepanikan terjadi ketika api menyentuh perabotan yang mudah terbakar di dalam ruangan.
"Saat saksi mencari sumber api, ia mendapati api sudah membesar di ruang makan dan sempat berupaya memadamkannya dengan air sebelum akhirnya terpaksa menyelamatkan diri serta sejumlah barang berharga karena kobaran api yang kian tak terkendali," jelasnya.
Langkah selanjutnya yang diambil oleh pihak keluarga adalah menghubungi bantuan profesional untuk mencegah kerusakan lebih luas ke pemukiman sekitar. Petugas langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima panggilan darurat dari penghuni rumah.
"Pelapor kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melalui Emergency Call 022-113," tutupnya.
Meskipun sebagian besar rumah hancur, terdapat satu keajaiban di mana ruangan tempat penyimpanan 3.500 unit Al-Qur'an untuk bisnis mereka ditemukan dalam kondisi bersih tanpa tersentuh api. Saat ini, Anisa Rahma dan Anandito Dwis telah meninjau langsung kondisi properti mereka untuk mendata total kerugian materiil.