Aktor Ridho Illahi secara resmi mengumumkan kabar pernikahannya dengan Anindya Caroline yang dilangsungkan secara sederhana di Padang, Sumatera Barat. Pengumuman ini baru disampaikan ke publik pada Selasa (5/5/2026) di Gunung Putri, Bogor, setelah prosesi sakral tersebut terselenggara beberapa bulan sebelumnya.
Keputusan untuk menggelar acara yang tertutup dan mendadak diambil karena pasangan ini merasa kesulitan menentukan konsep resepsi yang menggabungkan berbagai latar belakang budaya. Berdasarkan laporan dari Detik Hot, pernikahan ini lebih mengutamakan legalitas agama dan negara terlebih dahulu.
"Jadi ini semuanya kan serba mendadak. Kita ngambil yang sederhana saja, yaitu nikah KUA di Padang, di rumah aku," kata Ridho Ilahi di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026).
Ridho menjelaskan bahwa kerumitan koordinasi keluarga yang memiliki latar belakang adat Padang, Jawa, dan Bali menjadi alasan utama mereka memilih prosesi di Kantor Urusan Agama (KUA). Hal tersebut dilakukan agar pasangan ini segera sah secara hukum tanpa harus terbebani urusan pesta yang kompleks.
"Karena kita pusing memikirkan resepsinya, mau di Padang kah, karena dia ada keluarga Jawa juga tapi gede di Bali. Jadi kita pusing milih tiga adat. Ah ya sudah yang penting kita halal dulu, untuk resepsi kita bisa nyusul," ujarnya.
Mengenai waktu pelaksanaan, Ridho mengungkapkan bahwa akad nikah mereka sebenarnya sudah terjadi pada awal tahun ini. Ia menegaskan bahwa seluruh proses administrasi dilakukan oleh pejabat berwenang setempat.
"Akhirnya kita bulat mengambil keputusan menikah tanggal 23 Januari di Padang, tepatnya di rumah aku. Penghulunya sendiri Kepala KUA di sana," tambahnya.
Aktor tersebut juga membeberkan alasan di balik sikap tertutupnya mengenai kabar bahagia ini sebelum hari pelaksanaan. Ia mengaku ingin menjaga kekhidmatan acara dan menghindari potensi kendala teknis yang mungkin muncul jika terlalu banyak bicara.
"Sebenarnya sih nggak mau pusing dan nggak mau banyak bicara. Karena kalau niat, 'Ya aku mau nikah nih 2 minggu lagi', wah itu takutnya ada masalah atau ada kendala. Jadi ya sudah kita pengin fokus untuk nikah ini dulu saja," jelasnya.
Baru setelah seluruh rangkaian inti selesai, Ridho dan istri memutuskan untuk memberikan kabar kepada kolega dan rekan-rekan mereka. Ia tidak menampik bahwa banyak pihak yang merasa terkejut dengan kabar tersebut.
"Makanya pas kita sudah beres nikah, semuanya sudah kelar, baru kita ngabarin," sambung Ridho.
Bahkan orang-orang terdekat sang aktor baru mengetahui status pernikahannya setelah pasangan ini kembali ke Jakarta. Ridho menyatakan bahwa fokus utamanya saat itu adalah kelancaran acara tanpa hambatan administratif yang rumit.
"Bahkan teman-teman aku saja, orang-orang terdekat aku itu nggak banyak yang tahu, pada kaget. Pas kita sudah di Jakarta baru kita kasih tahu, karena kita fokus ingin nyusun acara dan nggak mau ribet," ungkapnya.
Suasana pernikahan di kediamannya digambarkan sangat bersahaja dengan melibatkan masyarakat sekitar. Acara tersebut diisi dengan doa bersama yang dihadiri oleh perangkat lingkungan setempat.
"Teman-teman juga nggak banyak yang tahu, lebih ke orang komplek. Jadi dari Pak RT, Pak RW, tetangga, lebih ke acara mendoa," katanya.
Meskipun akad telah usai, Ridho membocorkan rencana untuk tetap menggelar resepsi pernikahan bagi keluarga besar. Bali dipilih sebagai lokasi potensial untuk acara yang rencananya tetap dibuat tidak terlalu formal.
"Nanti kemungkinan resepsi itu baru di Bali, lebih ke keluarga papanya atau keluarga dia yang di Jawa. Itu masih yang kecil-kecilanlah. Kita mau yang nggak ribet, mau yang happy dan nggak capek," tuturnya.
Terkait rincian maskawin, ia memberikan mahar berupa logam mulia dan perlengkapan ibadah kepada istrinya. Ia membatasi informasi mengenai detail pernikahan lainnya kepada publik.
"Kemarin maharnya seperangkat alat salat dan emas Antam. Sudah itu saja yang bisa aku kasih tahu," ujarnya.
Ia pun menutup penjelasannya dengan menyatakan bahwa sang istri tidak merasa perlu untuk mempublikasikan status mereka secara besar-besaran sejak awal. Keputusan untuk membiarkan publik tahu secara organik menjadi pilihan pasangan tersebut.
"Ini alhamdulillah banget. Sebenarnya dari awal nikah aku sempat nanya sama dia, 'Sayang, kita perlu nge-publish nggak? Buat apa?' Dia bilang, 'Ya sudah biarin saja orang tahu sendiri'," pungkasnya.