Penampilan fisik terbaru Ria Ricis tengah menjadi pusat perhatian masyarakat luas. Dilansir dari Suara, konten kreator tersebut membenarkan adanya perubahan pada struktur wajahnya, khususnya di bagian hidung.
Ria Ricis mengungkapkan bahwa modifikasi pada hidungnya tersebut merupakan implikasi dari prosedur medis yang baru saja ia jalani. Tindakan tersebut dilakukan guna menangani masalah kesehatan berupa konka, polip, hingga sinusitis.
Pernyataan tersebut lantas memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai dampak medis dari tindakan tersebut. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah operasi sinusitis secara medis dapat memberikan efek hidung yang terlihat lebih tinggi atau mancung.
Menanggapi rasa penasaran publik, dr. Kristiawan Abri Roosadi, Sp.THT-KL, memberikan klarifikasi secara teknis. Dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok ini memberikan pemaparan mendalam melalui unggahan di media sosial pribadinya.
"Apakah hidung pesek itu berhubungan dengan sinusitis? Dan, kalau sudah dioperasi apakah hidungnya jadi mancung gitu ya?" ujar dr. Kristiawan dalam video yang diunggahnya.
Menurut penegasan dr. Kristiawan, pembedahan sinus pada dasarnya tidak akan mengubah anatomi luar hidung secara otomatis. Ia menekankan bahwa fungsi penyembuhan dan estetika merupakan dua domain medis yang sangat berbeda.
"Kalau dilakukan pembedahan sinus, itu tidak secara otomatis akan memancungkan hidung. Itu dua hal yang berbeda," kata dr. Kristiawan menjelaskan fakta medis tersebut.
Perbedaan Bedah Terapeutik dan Estetika
Prosedur untuk mengatasi penyakit di area hidung dikategorikan sebagai bedah terapeutik. Fokus utama dari tindakan ini adalah untuk memulihkan fungsi kesehatan pasien, bukan untuk tujuan kecantikan atau perubahan penampilan luar.
Perubahan bentuk hidung yang menjadi lebih mancung biasanya merupakan hasil dari intervensi bedah estetika. Tindakan ini umumnya dilakukan oleh pakar estetika atau bedah plastik, bukan dokter spesialis THT yang fokus pada fungsi organ.
"Perlu diketahui kalau pembedahan itu ada tiga. Dokter THT itu biasanya melakukan bedah terapeutik atau pembedahan yang bertujuan untuk menyebuhkan," tutur dr. Kristiawan.
Dokter Kristiawan juga menambahkan mengenai klasifikasi tindakan medis yang berkaitan dengan keindahan visual. Ia menyebutkan bahwa upaya untuk memperindah bentuk hidung masuk dalam kategori yang berbeda secara prosedural.
"Nah yang kedua ada istilahnya bedah estetik, di mana kalau di hidung ingin dibuat lebih indah. Itu secara estetik. Maka dilakukan bedah estetik," ujar dr. Kristiawan.