Tren musik di kalangan generasi muda Indonesia saat ini menunjukkan pergeseran signifikan ke arah genre lokal yang lebih segar. Salah satu yang tengah naik daun adalah Indonesian Bounce Music (IBM), sebuah peleburan ritme elektronik dengan ketukan koplo yang kental.
Genre yang awalnya berkembang melalui ruang digital ini kini mulai mendominasi panggung-panggung besar tanah air. Menangkap momentum tersebut, Resonine bersiap menyelenggarakan rangkaian festival bertajuk Primaria Fest 2026, dilansir dari Suara.
Festival ini dirancang sebagai wadah interaksi aktif yang menghubungkan para artis, komunitas, hingga penonton dalam satu ekosistem kreatif. Primaria Fest 2026 dijadwalkan menyambangi empat kota besar, yakni Tegal, Sukabumi, Bekasi, dan Semarang.
Berbeda dengan pertunjukan musik konvensional, acara ini mengedepankan konsep yang berpusat pada pengalaman atau experience-driven. Hal ini diungkapkan langsung oleh Festival Director Primaria Fest, Reza Lubis.
"Primaria Fest adalah platform festival yang diinisiasi oleh Resonine, yang berfokus pada pengembangan ekosistem kreatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Tidak seperti festival musik pada umumnya, Primaria Fest mengedepankan konsep experience-driven, sehingga audiens tidak hanya menjadi penonton, tetapi bagian aktif dari keseluruhan acara," ujar Reza Lubis.
Melalui pendekatan tersebut, batas antara penanggung jawab panggung dan penikmat musik diupayakan semakin tipis. Pengunjung akan diajak terlibat dalam berbagai aktivitas partisipatif seperti sing along hingga karaoke koplo bersama.
"Lewat pendekatan ini, Primaria Fest ingin mengubah cara menikmati musik. Dari sekadar tontonan menjadi pengalaman bersama yang emosional dan personal," tambah Reza.
Jadwal dan Daftar Musisi Primaria Fest 2026
Rangkaian tur festival ini akan dimulai pada pertengahan tahun 2026 dengan jadwal yang telah ditetapkan secara spesifik di tiap wilayah. Tegal akan menjadi kota pembuka pada 5 Juni 2026, disusul Sukabumi pada 10 Juli 2026.
Selanjutnya, kemeriahan akan bergeser ke Bekasi pada 21 Agustus 2026 dan berakhir di Semarang pada 11 September 2026. Penyelenggara juga telah menyiapkan deretan penampil yang memiliki keterikatan kuat dengan kultur IBM.
Nama-nama besar seperti NDX A.K.A, Whisnu Santika, Tenxi, hingga Naykilla dipastikan masuk dalam jajaran line-up utama. Selain bintang nasional, panggung ini juga memberikan porsi bagi talenta lokal dan grup koplo berbasis komunitas untuk unjuk gigi.
Aksesibilitas dan Pengembangan Ekosistem Lokal
Panitia menawarkan harga tiket yang cukup variatif mulai dari Rp89 ribu hingga Rp150 ribu per orang. Sistem penjualan tiket dibagi menjadi beberapa kategori seperti presale, early bird, dan reguler guna memberikan kemudahan bagi calon pengunjung.
"Lebih dari sekadar hiburan, festival kami ingin membangun kebanggaan terhadap musik lokal sebagai bagian dari identitas generasi masa kini Indonesia. Dengan konsep yang menggabungkan musik, pengalaman, dan interaksi, Primaria Fest menargetkan diri menjadi festival Indonesian Bounce Music terbesar di Indonesia," kata Reza.
Sebagai persiapan, serangkaian acara pemanasan atau pre-event telah direncanakan di berbagai lokasi seperti Jakarta Timur, Karawang, Cianjur, hingga wilayah Jawa Tengah. Kegiatan ini mencakup performa DJ hingga interaksi komunitas untuk membangun antusiasme sebelum puncak acara digelar.