Tim Nasional Mesir secara resmi telah merilis daftar 26 pemain yang akan diterjunkan untuk bertanding di ajang Piala Dunia 2026. Dalam pengumuman skuad ini, nama Mohamed Salah kembali muncul sebagai figur sentral yang memimpin rekan-rekannya di bawah asuhan pelatih Hossam Hassan.
Turnamen Piala Dunia 2026 menjadi babak krusial bagi tim berjuluk The Pharaohs tersebut untuk membuktikan taji mereka di level internasional. Setelah sempat absen pada edisi 2022 di Qatar, Mesir akhirnya kembali mencicipi atmosfer panggung sepak bola paling bergengsi sejagat sejak terakhir kali berpartisipasi pada tahun 2018 di Rusia.
Harapan besar seluruh masyarakat Mesir kini kembali diletakkan di pundak Mohamed Salah sebagai kapten tim nasional. Penyerang legendaris berusia 33 tahun tersebut membawa modal pengalaman internasional yang luar biasa serta reputasi sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang pernah lahir dari tanah Mesir.
Selain mengandalkan magis dari Salah, timnas Mesir juga diperkuat oleh deretan pemain berbakat yang merumput di berbagai kompetisi elit Eropa dan Timur Tengah. Kehadiran nama-nama seperti Omar Marmoush, Ibrahim Adel, hingga bek kokoh Mohamed Abdelmonem memberikan warna tersendiri bagi kekuatan tim.
Hossam Hassan sebagai nakhoda tim dinilai berhasil menciptakan komposisi skuad yang sangat menarik dengan memadukan pemain senior berpengalaman dan energi dari para pemain muda. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan performa yang lebih stabil dan kompetitif selama fase grup hingga babak selanjutnya.
Mohamed Salah: Sang Kapten dan Tumpuan Utama Serangan
Dalam skema permainan yang disusun oleh tim kepelatihan Mesir, tidak ada sosok yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan Mohamed Salah. Penyerang yang baru saja menuntaskan pengabdian selama sembilan musim yang luar biasa di Liverpool ini akan menjadi poros utama permainan tim di Piala Dunia 2026.
Selama berkarier bersama klub raksasa asal Merseyside tersebut, Salah telah mengukir statistik yang sangat fantastis dengan torehan 257 gol dan 120 assist dari total 442 laga. Angka-angka tersebut menjadi bukti konkret betapa Salah merupakan salah satu pemain paling produktif dan berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern.
Kontribusi Salah di level internasional bagi negaranya pun tidak perlu diragukan lagi karena ia selalu menjadi pembeda di setiap pertandingan penting. Hingga saat ini, sang penyerang telah mencatatkan total 113 penampilan bersama tim nasional Mesir, menjadikannya pemain dengan jam terbang paling tinggi dalam skuad saat ini.
Pada turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut, pengalaman Salah diharapkan mampu membimbing para pemain yang lebih muda. Meskipun pada Piala Dunia 2018 lalu Mesir harus tersingkir lebih awal, Salah secara individu sukses menunjukkan kelasnya dengan mengemas dua gol dalam dua pertandingan.
Memori dan pelajaran dari turnamen di Rusia tersebut kini menjadi modal yang sangat berharga bagi Salah untuk mengemban misi besar bersama generasi baru The Pharaohs. Ambisi utamanya tentu saja membawa Mesir mencatatkan sejarah baru dengan melaju sejauh mungkin di turnamen edisi kali ini.
Omar Marmoush dan Kedalaman Skuad di Berbagai Lini
Selain sorotan yang tertuju pada Salah, nama Omar Marmoush juga menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan performanya oleh para penggemar. Penyerang yang kini membela Manchester City tersebut tetap dipercaya masuk ke dalam daftar pemain meskipun menghadapi musim yang cukup menantang.
Bersama tim asuhan Pep Guardiola pada musim 2025/2026, Marmoush tercatat berhasil memberikan kontribusi berupa delapan gol serta tiga assist di berbagai ajang. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama di starting eleven, kualitas teknis dan ketajamannya tetap dianggap sebagai aset penting bagi lini serang Mesir.
Daftar pemain kunci yang mengisi kedalaman skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026:
- Lini Depan: Mohamed Salah dan Omar Marmoush menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan dengan kecepatan dan insting gol mereka.
- Lini Tengah: Nama-nama seperti Marwan Attia, Emam Ashour, Ahmed Mostafa "Zizo", serta Mahmoud Hassan "Trezeguet" akan menjaga keseimbangan permainan.
- Lini Belakang: Pertahanan akan dikomandoi oleh Mohamed Abdelmonem yang bermain untuk klub Nice, dibantu bek senior Rami Rabia.
- Sektor Sayap: Mohamed Hany dan Ahmed Fattouh diprediksi akan menjadi tumpuan dalam transisi bertahan ke menyerang melalui sisi lapangan.
Penjelasan di atas menunjukkan bahwa Mesir memiliki kerangka tim yang cukup solid dan merata di setiap posisi. Kombinasi antara kreativitas di lini tengah dan kecepatan di sektor sayap menjadi senjata yang diandalkan oleh pelatih Hossam Hassan.
Dengan persiapan yang matang dan komposisi skuad yang seimbang, Timnas Mesir menatap Piala Dunia 2026 dengan optimisme yang sangat tinggi. Mereka mengusung misi besar untuk bisa melampaui pencapaian mengecewakan pada edisi 2018 dan memberikan kebanggaan bagi seluruh rakyat Mesir.
Keberhasilan Mesir untuk kembali ke kancah dunia ini juga dianggap sebagai momentum kebangkitan sepak bola Afrika di mata global. Semua mata kini akan tertuju pada perjalanan The Pharaohs saat mereka memulai laga perdana mereka di tanah Amerika Utara nanti.