Real Madrid berpotensi harus memberikan penghormatan formal atau guard of honor kepada Barcelona dalam laga El Clasico mendatang menyusul ketatnya persaingan gelar juara Liga Spanyol. Kondisi ini dipicu oleh selisih poin yang memungkinkan Barcelona mengunci trofi pada awal Mei 2026, dilansir dari Detik Sport.
Skenario pemberian guard of honor ini dapat terjadi apabila Real Madrid gagal meraih kemenangan saat bertamu ke markas Espanyol pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Pada saat yang sama, Barcelona harus berhasil menumbangkan Osasuna pada Minggu (3/5) dini hari WIB.
Jika kombinasi hasil tersebut terwujud, Barcelona akan memimpin klasemen dengan keunggulan 13 poin saat kompetisi hanya menyisakan empat pertandingan atau setara 12 poin maksimal. Situasi tersebut memastikan gelar juara jatuh ke tangan tim asal Catalan tepat sebelum pertemuan dua raksasa Spanyol dimulai.
Pilihan sulit lainnya bagi Los Blancos adalah menyaksikan sang rival mengunci gelar juara secara langsung di Stadion Camp Nou pada Minggu (11/5) pekan depan. Hal ini akan terjadi jika kedua tim sama-sama menang pada pekan ini, namun Madrid kemudian terpeleset pada laga berikutnya.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan penegasan terkait prioritas timnya di tengah spekulasi tradisi penghormatan tersebut. Ia lebih memilih fokus pada pencapaian hasil maksimal di lapangan daripada memikirkan seremoni lawan.
"Itu bukan motivasi terbesar saya. Motivasinya adalah meraih tiga poin karena itulah yang dibutuhkan tim. Saya tak bisa memikirkan ada sesuatu yang lebih besar," cetusnya dikutip Mundo Deportivo.
Arbeloa menambahkan bahwa fokus utama skuat saat ini adalah menundukkan Espanyol demi menjaga peluang matematis dalam perburuan gelar. Ia juga menaruh perhatian besar pada motivasi lawan yang sedang berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi.
"Ini pertandingan antara dua tim yang butuh menang, untuk alasan yang berbeda. Pertandingan di sana selalu berat, dengan suporter yang bagus, tim yang bagus, dan manajer yang fantastis," sambung Arbeloa.
Arbeloa menutup pernyataannya dengan memberikan apresiasi terhadap kualitas permainan tim lawan meskipun posisi mereka di klasemen sedang terpuruk. Ia menilai performa Espanyol tidak sepenuhnya tercermin dari hasil akhir yang mereka dapatkan musim ini.
"Hasil-hasil mereka memang sedang tak bagus dengan kinerjanya. Saya selalu menikmati permainan mereka. Saya sangat menghormati mereka." pungkas Arbeloa.