Real Madrid kini tengah berada dalam periode transisi yang penuh ketidakpastian pada musim kompetisi 2025-2026. Klub raksasa Spanyol tersebut dilaporkan tertinggal 11 poin dari rival abadi mereka, Barcelona, di klasemen sementara Liga Spanyol.
Situasi ini memberikan tekanan besar bagi manajer interim, Alvaro Arbeloa, karena peluang tim untuk meraih gelar juara liga dinilai hampir tertutup. Seperti dikutip dari Bola, manajemen klub mulai bergerak mencari pelatih baru yang memiliki reputasi besar.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan telah menyusun daftar kandidat pelatih elite. Laporan dari stasiun radio Spanyol El Partidazo de Cope menyebutkan bahwa pihak klub sudah menjalin kontak resmi dengan Lionel Scaloni.
Selain Scaloni, manajemen di Santiago Bernabeu juga mempertimbangkan beberapa nama besar lainnya untuk mengisi kursi kepelatihan. Berikut adalah jajaran kandidat yang masuk dalam radar klub:
| Nama Pelatih | Jabatan Saat Ini |
|---|---|
| Lionel Scaloni | Pelatih Tim Nasional Argentina |
| Cesc Fabregas | Pelatih Como 1907 |
| Juergen Klopp | Direktur Olahraga RB Leipzig |
| Didier Deschamps | Pelatih Tim Nasional Perancis |
| Jose Mourinho | Tanpa Klub (Alternatif) |
Ketertarikan Madrid pada Scaloni didasari atas keberhasilannya membawa Argentina menjuarai Copa America dan Piala Dunia. Pelatih berusia 47 tahun itu juga dianggap memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola pemain-pemain bintang di ruang ganti.
Namun, Scaloni saat ini masih terikat komitmen dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina hingga berakhirnya ajang Piala Dunia 2026. Ia menegaskan sikap profesionalnya meskipun rumor kepindahannya ke Eropa semakin menguat.
"Saya sedang memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya; saya bukan tipe orang yang berpikir terlalu jauh ke depan," kata Scaloni dikutip dari Goal English.
Ia juga menambahkan bahwa spekulasi tersebut tidak tepat karena bisa mengganggu fokus tim saat ini. Scaloni menekankan bahwa hubungannya dengan presiden federasi tetap berjalan sangat baik.
"Saya rasa itu tidak tepat karena akan mengalihkan perhatian dari apa yang sedang terjadi," ujarnya.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan presiden, dan jika saya harus duduk dan berbicara, saya akan melakukannya tanpa masalah," lanjut Scaloni.
Ketegangan Internal di Ruang Ganti Madrid
Di sisi lain, munculnya kabar pencarian pelatih baru berdampak pada wibawa Alvaro Arbeloa di hadapan para pemain. Mantan bek sayap Madrid tersebut dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan sejumlah pilar tim.
Arbeloa sempat terlibat perselisihan dengan pemain muda Raul Asencio serta kapten tim, Dani Carvajal. Baru-baru ini, ketegangan juga muncul antara dirinya dengan gelandang Dani Ceballos.
Ceballos tidak dipanggil dalam laga imbang 1-1 melawan Real Betis karena dilaporkan berselisih dengan sang manajer terkait menit bermain. Situasi ini memicu spekulasi kepindahan Ceballos ke klub lain seperti Ajax atau Real Betis pada musim panas mendatang.
ÔÇ£Hari ini dia tidak dipanggil karena berselisih dengan pelatih," ujar Jurnalis Javier Herraez melalui Cadena SER dikutip dari Football Espana.
"Dia cedera dan dia mengerti bahwa dia pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain daripada yang diberikan Arbeloa kepadanya."
Sementara itu, nama Jose Mourinho muncul sebagai opsi alternatif untuk kembali menukangi Los Blancos. Meskipun sebagian pihak tertarik, legenda klub Guti Hernandez menyatakan keraguannya terhadap kapabilitas Mourinho saat ini.
ÔÇ£Mourinho adalah pelatih hebat, tetapi saya pikir fase puncak kariernya bukanlah sekarang," ungkap Guti.
Menurut Guti, ada pelatih lain dengan kondisi yang lebih bugar dan siap untuk menangani Madrid dibandingkan Mourinho yang terakhir kali melatih Fenerbahce.
"Dalam artian dia berasal dari Fenerbahce, dia mengambil alih Benfica pada saat yang sangat buruk dan saya pikir ada pelatih yang dalam kondisi lebih baik daripada Mou yang akan saya rekrut," tuturnya.