Manajemen Real Madrid dilaporkan sedang mempertimbangkan masa depan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih utama menyusul tren negatif tanpa gelar pada pertengahan April 2026 ini. Meski nasibnya berada di ujung tanduk, sejumlah pemain senior Los Blancos dikabarkan meminta agar manajemen tetap mempertahankan pria berusia 43 tahun tersebut.
Performa mengecewakan klub ibu kota Spanyol tersebut mencakup kegagalan di berbagai ajang bergengsi sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Arbeloa, yang baru ditunjuk menggantikan Xabi Alonso pada awal tahun 2026, kini harus menghadapi ancaman pemecatan akibat rentetan hasil buruk di kompetisi domestik maupun Eropa.
Di panggung internasional, langkah Real Madrid harus terhenti pada babak perempatfinal Liga Champions setelah didepak oleh Bayern Munich. Los Merengues dipastikan gugur dari kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut dengan skor agregat akhir 4-6.
Kegagalan ini melengkapi catatan buruk sebelumnya di kompetisi domestik saat Madrid tersingkir secara mengejutkan pada babak 16 besar Copa Del Rey. Tim asuhan Arbeloa tersebut dipaksa mengakui keunggulan Albacete, klub yang berkompetisi di divisi dua liga Spanyol.
Kondisi di klasemen LaLiga saat ini juga tidak menguntungkan posisi Arbeloa karena Real Madrid tertinggal sembilan poin dari rival abadi mereka, Barcelona. Dengan hanya menyisakan tujuh pertandingan terakhir pada musim ini, peluang Los Blancos untuk mengejar ketertinggalan poin dinilai sangat berat.
Manajemen klub yang dipimpin Presiden Florentino Perez dikabarkan mulai menjajaki kemungkinan untuk merekrut pelatih baru dengan reputasi kelas dunia. Beberapa nama besar seperti Jose Mourinho hingga Juergen Klopp mulai muncul dalam daftar bursa calon pengganti, meski statusnya saat ini masih sebatas rumor di lingkungan internal klub.