Raphinha Minta Maaf Usai Provokasi Fans Atletico Madrid di Liga Champions

Raphinha Minta Maaf Usai Provokasi Fans Atletico Madrid di Liga Champions
Foto: Ilustrasi Raphinha Minta Maaf Usai Provokasi Fans Atletico Madrid di Liga Champions.

Gelandang serang Barcelona, Raphinha, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pendukung Atletico Madrid setelah melakukan tindakan provokatif pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Insiden tersebut terjadi saat laga leg kedua perempatfinal Liga Champions di markas Atletico.

Barcelona mencatatkan kemenangan 2-1 dalam pertandingan tersebut, namun hasil ini tidak mampu mengantarkan Blaugrana ke babak semifinal. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, klub asal Catalan itu tersingkir karena kalah agregat setelah sebelumnya takluk 0-2 pada pertemuan pertama.

Meskipun tidak masuk dalam daftar susunan pemain karena masih dalam tahap pemulihan cedera, Raphinha tetap hadir di stadion untuk mendukung rekan setimnya. Ketegangan muncul saat ia turun ke lapangan dan terlibat konfrontasi verbal dengan suporter tuan rumah yang diduga melakukan penghinaan kepadanya.

Berdasarkan rekaman video yang tersebar di media sosial, pemain asal Brasil tersebut membalas ejekan penonton dengan gestur tubuh. Raphinha juga tertangkap kamera melontarkan pernyataan bahwa Atletico Madrid akan segera tersingkir dari kompetisi elite Eropa tersebut.

Melalui sebuah unggahan di akun Instagram resmi DAZN yang dikutip oleh MD, Raphinha memberikan klarifikasi mengenai perilaku emosionalnya di pinggir lapangan. Ia mengakui bahwa tindakannya dipicu oleh hilangnya kendali diri setelah mendapatkan tekanan dari tribun penonton.

"Saya meminta maaf atas tindakan itu, yang tidak sesuai dengan nilai-nilai atau karakter saya. Itu adalah tindakan yang dilakukan dalam momen tegang, sebagai respons terhadap seorang penggemar yang tidak menghormati saya," jelas Raphinha, Gelandang Barcelona.

Penjelasan tersebut menjadi penutup atas kegaduhan yang sempat memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Spanyol pasca-laga. Raphinha menegaskan bahwa sikap tersebut murni reaksi spontan di bawah tekanan situasi pertandingan yang kompetitif.

"(Atletico) akan tersingkir" ujar Raphinha, Gelandang Barcelona.

Ucapan provokatif tersebut kini menjadi bahan evaluasi pribadi sang pemain setelah timnya resmi terhenti di kompetisi Eropa musim ini. Barcelona kini mengalihkan fokus sepenuhnya pada kompetisi domestik untuk menjaga posisi mereka.

Skuad asuhan Hansi Flick saat ini masih memimpin takhta klasemen sementara LaLiga. Konsistensi di liga domestik menjadi satu-satunya peluang tersisa bagi Barcelona untuk mengamankan trofi sebelum musim 2025/2026 berakhir.

Artikel terkait

Rekomendasi