Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjalin kolaborasi dengan Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk mengirimkan 20 pemain muda putri guna mengikuti pelatihan di Prancis pada Rabu, 15 April 2026. Program yang berlangsung di Institut Francais d'Indonesie, Jakarta, ini juga mencakup pengiriman delapan ofisial ke pusat pelatihan Clairefontaine.
Delegasi yang akan berangkat pada 3 hingga 9 Mei mendatang tersebut terdiri dari pemain Tim Nasional Putri Indonesia U-17 dan jebolan program pengembangan usia dini. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Sport, kerja sama ini juga meliputi agenda pembinaan pesepakbola di Bandung, Jawa Barat, serta coaching clinic bagi pelatih.
Selama berada di Clairefontaine, para pemain dijadwalkan menjalani enam sesi latihan intensif. Selain berlatih, mereka akan melakukan pertandingan uji coba melawan tim akademi yang ditunjuk oleh pihak FFF untuk menguji kemampuan teknis di lapangan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam meningkatkan level permainan atlet perempuan di tanah air. Pemilihan Prancis sebagai mitra didasari atas sejarah panjang negara tersebut sebagai pusat sepakbola dunia dan perhatian besar pemerintahnya terhadap diplomasi olahraga.
"Kerja sama ini bagus buat kita (Indonesia), bahwa kita bisa developing pemain muda putri kita ke level yang lebih besar," kata ketua umum PSSI, Erick Thohir.
Erick menambahkan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari pemetaan strategi kerja sama untuk 21 cabang olahraga. PSSI juga sedang fokus membangun pusat latihan di Bogor yang memerlukan dukungan teknis dari pakar mancanegara.
"Kita punya fokus 21 cabang olahraga yang dipetakan untuk bekerja sama, salah satunya dengan negara Prancis. Apalagi kita juga sedang bangun juga akademi pusat Latihan di Bogor yang mungkin kita juga perlu bantuan dari Prancis mengenai kepelatihan dan juga sport science," tutur Erick Thohir.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyambut positif inisiatif kedua federasi dalam bertukar pengetahuan. Menurutnya, program ini bertujuan memberikan rasa percaya diri kepada para atlet muda dalam meniti karier profesional mereka.
"Apa yang kami lalikan di Prancis dan yang kami lakukan di sini adalah untuk menciptakan kesempatan untuk para pemain muda putri sehingga bisa percaya diri sebagai pemain di masa depan," ucap Fabien.