PSG Taklukkan Bayern Muenchen 5-4 pada Semifinal Liga Champions

PSG Taklukkan Bayern Muenchen 5-4 pada Semifinal Liga Champions
Foto: Ilustrasi PSG Taklukkan Bayern Muenchen 5-4 pada Semifinal Liga Champions.

Paris Saint-Germain (PSG) memetik kemenangan tipis 5-4 atas Bayern Muenchen dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026 di Stadion Parc des Princes, Rabu (29/4/2026). Sembilan gol tercipta dalam laga yang diwarnai performa gemilang penyerang sayap tuan rumah.

Kemenangan klub asal Prancis tersebut dipastikan melalui dua gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24 dan ke-56, serta tambahan angka dari Joao Neves dan sepasang gol Ousmane Dembele. Hasil ini memberikan keunggulan bagi Les Parisiens menjelang pertemuan kedua mendatang.

Bayern Muenchen memberikan perlawanan ketat dengan mencetak empat gol balasan melalui penalti Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz, dilansir dari Bola. Intensitas tinggi di lapangan tersebut memicu komentar dari bintang AC Milan, Rafael Leao, melalui media sosial miliknya.

"Futebol de verdade," tulis Rafael Leao melalui akun miliknya.

Unggahan tersebut diterjemahkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas permainan di Paris, meskipun muncul di tengah menurunnya produktivitas Leao yang baru mengoleksi 10 gol musim ini. Kondisi tersebut dikaitkan dengan skema taktik yang diterapkan di klubnya saat ini.

Pertandingan ini juga mempertegas kontras performa antara Leao dan Kvaratskhelia yang menjadi bintang utama kemenangan PSG. Penampilan dominan pemain internasional Georgia tersebut mengundang pujian dari pengamat sepak bola mancanegara atas kontribusinya di lini serang dan tengah.

"Kvaratskhelia adalah pemain terbaik di dunia dan dia hanya bisa menjadi lebih bagus," puji mantan gelandang AC Milan, Clarence Seedorf.

Seedorf menyoroti kecerdasan taktis sang pemain yang mampu menyesuaikan peran di berbagai posisi lapangan sepanjang pertandingan berlangsung.

"I dont know if he will stay on the left because he always knows what to do in every situation," lanjut Clarence Seedorf.

Eks penggawa tim nasional Belanda tersebut menambahkan bahwa kemampuan individu Kvaratskhelia seringkali menjadi pembeda bagi tim dalam situasi-situasi krusial.

"Dia menggendong tim dalam momen-momen tertentu jadi saya menyukai kecerdasannya. Dia orang ekstra di lini tengah dan juga membuat perbedaan di depan. Dia luar biasa," pungkas Clarence Seedorf.

Artikel terkait

Rekomendasi