Penjaga gawang Bayern Munich Manuel Neuer mencatatkan performa negatif saat timnya menelan kekalahan 4-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama semifinal Liga Champions. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Parc des Princes pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.
Kekalahan tipis Die Roten diwarnai oleh ketidakmampuan Neuer dalam membendung serangan tim tuan rumah sepanjang pertandingan. Dilansir dari Detik Sport, kiper veteran berusia 40 tahun tersebut tercatat gagal melakukan satu pun penyelamatan dari seluruh tembakan tepat sasaran yang dilepaskan pemain PSG.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa PSG berhasil mengonversi lima tembakan on target menjadi lima gol ke gawang Bayern Munich. Hal ini membuat Manuel Neuer menjadi kiper pertama dalam 16 edisi terakhir Liga Champions yang kebobolan lima gol atau lebih tanpa membuat satu pun penyelamatan dalam laga fase gugur.
PSG sudah unggul 3-2 pada babak pertama melalui kontribusi gol dari Khvicha Kvaratskhlia, Joao Neves, dan Ousmane Dembele. Sementara itu, tim tamu sempat memberikan perlawanan melalui gol yang dicetak oleh Harry Kane serta Michael Olise sebelum memasuki jeda pertandingan.
Dominasi Les Parisiens berlanjut setelah turun minum saat Kvaratskhelia dan Dembele kembali mencatatkan nama di papan skor untuk menambah keunggulan. Bayern Munich sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi Dayot Upamecano dan Luis Diaz, namun skor tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Penampilan Neuer di Paris menjadi sorotan karena berbanding terbalik dengan performanya saat menghadapi Real Madrid pada babak perempatfinal sebelumnya. Kala itu, kapten timnas Jerman tersebut menjadi aktor kunci yang membawa Bayern Munich melaju ke babak semifinal.
"Manuel Neuer is having a night to forget against PSG ƒñ» 5 shots on target against Neuer while conceding all 5 ƒÿ│" tulis akun media sosial OneFootball.
Hasil ini memberikan keuntungan bagi PSG menjelang laga leg kedua, sementara Bayern Munich harus mengejar defisit gol untuk bisa melaju ke partai final. Neuer dan lini pertahanan Bayern kini menghadapi tekanan besar untuk memperbaiki performa mereka pada pertemuan selanjutnya.