Paris Saint-Germain (PSG) baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Eropa. Les Parisiens sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal di partai final yang dramatis.
Laga puncak musim 2026 ini berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Pertandingan sengit selama 120 menit tersebut berakhir imbang 1-1, sehingga pemenang harus ditentukan lewat babak adu penalti.
Kemenangan Dramatis Lewat Adu Penalti
Kemenangan PSG dipastikan setelah dua pemain Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menyarangkan bola ke gawang lawan. Di sisi lain, hanya Nuno Mendes yang gagal mengeksekusi penalti bagi raksasa Prancis tersebut.
Skor akhir adu penalti menjadi 4-3 untuk keunggulan PSG. Hasil ini menjadikan klub asal Paris itu sebagai tim kedua yang mampu meraih trofi Liga Champions secara berturut-turut, menyamai rekor Real Madrid pada 2017 dan 2018.
Daftar pemain yang tampil dalam laga final ini meliputi:
- PSG: Safonov, Hakimi, Marquinhos, Kvaratskhelia, Fabian Ruiz, Dembele, Doue, Vitinha, Nuno Mendes, Pacho, dan Joao Neves.
- Arsenal: Raya, Mosquera, Saliba, Gabriel, Hincapie, Rice, Lewis-Skelly, Odegaard, Saka, Trossard, dan Havertz.
Daftar di atas mencakup susunan pemain utama dari kedua tim yang bertanding sejak menit awal di Puskas Arena. Pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih seiring berjalannya laga hingga babak perpanjangan waktu.
Jalannya Pertandingan dan Gol yang Tercipta
Arsenal sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz pada menit keenam. Tembakan keras kaki kirinya gagal dibendung kiper PSG, Matvey Safonov, dan membawa The Gunners unggul di babak pertama.
PSG baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui titik putih. Ousmane Dembele sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor setelah Khvicha Kvaratskhelia dilanggar oleh Christian Mosquera di area terlarang.
Berikut adalah ringkasan fakta penting dari pertandingan final tersebut:
| Kategori | Informasi Pertandingan |
|---|---|
| Lokasi Pertandingan | Puskas Arena, Budapest |
| Skor Normal (120 Menit) | 1-1 |
| Hasil Adu Penalti | 4-3 (Kemenangan PSG) |
| Pencetak Gol PSG | Ousmane Dembele (64' - Penalti) |
| Pencetak Gol Arsenal | Kai Havertz (6') |
Data tersebut merangkum momen-momen krusial yang terjadi selama laga berlangsung hingga babak penentuan penalti. Final kali ini menjadi yang ke-13 dalam sejarah kompetisi yang harus diselesaikan lewat drama adu penalti.
Pencapaian Spesial Luis Enrique
Kemenangan ini juga menjadi catatan spesial bagi sang juru taktik, Luis Enrique. Ia menjadi pelatih asal Spanyol pertama yang berhasil menjuarai Liga Champions secara berturut-turut dalam era modern.
Prestasi ini menyamai pencapaian legendaris Jose Villalonga bersama Real Madrid pada tahun 1956 dan 1957. Dengan trofi ini, PSG semakin mengukuhkan dominasi mereka di panggung tertinggi sepak bola klub Eropa.