Paris Saint-Germain (PSG) kini berada di ambang sejarah baru untuk memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim kompetisi Liga Champions. Keberhasilan mereka menembus final musim 2025-2026 membawa raksasa Perancis ini mengumpulkan pundi-pundi gol yang luar biasa.
Dilansir dari Bola, klub asal Paris tersebut saat ini telah mengemas total 44 gol sepanjang turnamen berlangsung. Catatan ini membuat mereka hanya terpaut satu gol dari rekor abadi milik Barcelona yang mencetak 45 gol pada musim 1999-2000.
Kepastian langkah PSG ke partai puncak didapat setelah mereka berhasil menyingkirkan Bayern Muenchen di babak semifinal. Menariknya, Bayern sendiri harus puas mengakhiri perjalanan mereka dengan koleksi 43 gol musim ini.
Fenomena ini mencatatkan sejarah baru bagi Liga Champions karena untuk pertama kalinya terdapat dua klub berbeda yang mampu melampaui ambang 40 gol dalam satu edisi kompetisi yang sama.
Rekor 45 gol milik Barcelona yang tercipta pada musim 1999-2000 terjadi saat format kompetisi masih menggunakan dua kali fase grup. Tim yang kala itu ditangani Louis van Gaal harus memainkan 16 pertandingan sebelum akhirnya tumbang di semifinal.
Laju gol Barcelona saat itu sangat masif dengan rincian 19 gol di fase grup pertama dan 17 gol pada fase grup kedua. Mereka juga menambah enam gol lagi ketika berhasil menumbangkan Chelsea di babak perempat final.
Kekuatan lini serang Barcelona kala itu tersebar merata dengan 13 pemain berbeda yang berhasil mencatatkan nama di papan skor. Rivaldo menjadi mesin gol utama dengan torehan 10 gol sepanjang musim tersebut.
"Legenda Barcelona, Rivaldo, merayakan gol pada partai DRX World Legends vs Barcelona Legends yang bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (18/4/2026)."
Selain Rivaldo, nama-nama besar lain yang berkontribusi adalah Patrick Kluivert dengan tujuh gol. Sementara itu, Luis Enrique yang kini menjabat sebagai pelatih PSG, saat itu menyumbangkan enam gol bagi Barcelona sebagai pemain.
Ketajaman Skuad PSG dan Kontribusi Pemain Cadangan
PSG menyamai jumlah 16 pertandingan untuk mencapai angka 44 gol pada musim ini. Salah satu momen paling produktif mereka tercatat saat menghancurkan Bayer Leverkusen dengan skor telak 7-2 pada matchday ketiga fase liga.
Ketajaman tim asuhan Luis Enrique ini terus berlanjut di fase gugur dengan mencetak masing-masing lima gol saat menghadapi Bayern Munich di semifinal dan Chelsea di babak 16 besar.
Khvicha Kvaratskhelia menjadi tumpuan utama di lini depan dengan koleksi 10 gol. Di belakangnya, terdapat Ousmane Dembele yang mencetak tujuh gol, Vitinha dengan enam gol, serta pemain muda Desire Doue yang menyumbang lima gol.
Tidak hanya mengejar rekor total gol, PSG juga telah menetapkan standar baru untuk kontribusi pemain pengganti. Sebanyak 10 gol mereka musim ini lahir dari kaki para pemain yang memulai laga dari bangku cadangan.
Pencapaian ini resmi melampaui rekor gol pemain pengganti sebelumnya yang dipegang oleh 1. FC Kaiserslautern sejak musim 1998-1999. Efektivitas rotasi pemain menjadi salah satu kunci kekuatan PSG menuju partai final Liga Champions musim ini.