Arsenal mengantongi modal berharga menjelang laga krusial melawan Atletico Madrid pada babak semifinal Liga Champions UEFA. Prediksi teknologi supercomputer memberikan angin segar bagi klub berjuluk The Gunners tersebut dengan menempatkan mereka sebagai tim unggulan.
Dikutip dari Detik Sport, data simulasi Opta menunjukkan bahwa Arsenal memiliki probabilitas kemenangan sebesar 56,0 persen dalam waktu normal. Di sisi lain, potensi pertandingan berakhir imbang tercatat di angka 23,7 persen.
Atletico Madrid justru kurang diunggulkan dalam simulasi ini dengan peluang menang hanya sebesar 20,2 persen. Angka-angka tersebut memberikan kepercayaan diri bagi Meriam London untuk melaju ke partai puncak.
Berdasarkan kalkulasi supercomputer, Arsenal bahkan memiliki total probabilitas hingga 79,7 persen untuk setidaknya memaksakan laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Hasil ini muncul setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada pertemuan leg pertama.
Tim asuhan Mikel Arteta datang dengan catatan yang sangat meyakinkan di kompetisi tertinggi antarklub Eropa ini. Arsenal tercatat hanya menelan dua kekalahan dalam 23 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions.
Hasil imbang 1-1 di markas lawan, Riyadh Air Metropolitano Stadium, pada leg pertama juga menjadi faktor pendukung. Dalam laga tersebut, gol masing-masing tim lahir melalui titik putih melalui aksi Viktor Gy├Âkeres untuk Arsenal dan Juli├ín ├ülvarez bagi Atletico.
Meski sempat kecewa karena keputusan penalti atas pelanggaran terhadap Eberechi Eze dibatalkan oleh tinjauan VAR, performa Arsenal tetap dinilai stabil. Keunggulan mental ini menjadi senjata utama Arteta dalam meramu strategi di leg kedua.
Potensi Rekor Baru Mikel Arteta dan Viktor Gy├Âkeres
Musim ini menjadi pertemuan perdana bagi kedua klub di ajang Liga Champions. Pada fase liga sebelumnya, The Gunners berhasil menumbangkan Atletico Madrid dengan skor telak 4-0 saat bermain di kandang sendiri.
Manajer Mikel Arteta berpeluang mencatatkan sejarah baru jika kembali mampu menghindari kekalahan dari Diego Simeone. Ia bisa menjadi pelatih ketiga setelah Carlo Ancelotti dan Maurizio Sarri yang tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan awal melawan jur taktik asal Argentina tersebut.
Namun, Arsenal tetap harus waspada mengingat sejarah pertemuan di semifinal Liga Europa 2018. Saat itu, Atletico berhasil menyingkirkan Arsenal dengan agregat tipis sebelum akhirnya keluar sebagai juara kompetisi tersebut.
Peluang mencetak sejarah juga terbuka lebar bagi penyerang Viktor Gy├Âkeres. Ia berpotensi menjadi pemain ketiga untuk klub Premier League yang mampu mencetak gol pada kedua leg babak semifinal Liga Champions secara beruntun.