Duel sengit antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Bayern Munich di ajang Liga Champions menarik perhatian besar. Berdasarkan simulasi supercomputer Opta, Les Parisiens mendapatkan keunggulan tipis dalam laga yang akan berlangsung Rabu, 29 April 2026 dini hari WIB tersebut.
Dilansir dari Detik Sport, supercomputer Opta memprediksi PSG memiliki peluang kemenangan sebesar 41,1 persen. Angka ini didapat setelah melalui 10.000 simulasi pra-pertandingan untuk menakar kekuatan kedua tim di leg pertama babak semifinal ini.
Di sisi lain, peluang kemenangan untuk Bayern Munich berada di angka 34,6 persen. Sementara itu, kemungkinan hasil pertandingan berakhir imbang tercatat sebesar 24,3 persen, yang menandakan potensi laga berjalan sangat ketat.
Walaupun simulasi teknologi lebih memihak tuan rumah, data historis justru menunjukkan kenyataan yang berbeda. Bayern Munich tercatat sangat dominan dalam sejarah pertemuan langsung melawan PSG di kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Kedua tim tercatat sudah bertemu sebanyak 15 kali di Liga Champions. Dari total laga tersebut, raksasa Jerman berhasil mengemas 9 kemenangan, sedangkan PSG hanya mampu meraih 6 kemenangan tanpa satu pun hasil imbang dalam catatan pertemuan mereka.
Keunggulan Bayern semakin terlihat jelas melalui performa mereka belakangan ini. Die Roten sukses menyapu bersih kemenangan dalam lima pertemuan terakhir melawan PSG, yang menjadi rekor kemenangan beruntun terpanjang atas klub asal Paris itu di level Eropa.
Statistik Kekalahan Terburuk Les Parisiens
PSG tercatat mengalami kesulitan besar setiap kali berhadapan dengan Bayern Munich. Tim asal Prancis ini menderita kekalahan pada 60 persen total pertemuan mereka, atau setara dengan 9 kekalahan dari 15 pertandingan.
Persentase kekalahan tersebut menjadi yang tertinggi bagi PSG melawan satu tim tertentu di Liga Champions, dengan syarat minimal telah bertemu sebanyak tiga kali. Bahkan pada pertemuan sebelumnya musim ini, Bayern sukses mencuri kemenangan 2-1 di Paris.
Satu sosok yang menjadi ancaman nyata bagi pertahanan PSG adalah penyerang tajam Harry Kane. Pemain asal Inggris tersebut tengah berada dalam performa puncak dengan torehan 12 gol di Liga Champions musim ini.
Pencapaian Kane tersebut mencatatkan rekor baru sebagai jumlah gol terbanyak yang pernah dicetak oleh pemain asal Inggris dalam satu musim kompetisi. Laga ini pun menjadi ajang pembuktian antara akurasi data simulasi komputer melawan fakta dominasi sejarah di lapangan hijau.