Penyelidikan atas kasus yang menyeret aktor Kim Soo Hyun dan mendiang aktris Kim Sae Ron resmi mencapai babak baru. Aparat kepolisian menyimpulkan bahwa bintang drama Korea It's Okay Not to Be Okay tersebut sama sekali tidak pernah memacari Kim Sae Ron saat sang aktris masih di bawah umur.
Kesimpulan tim penyidik ini otomatis mematahkan tuduhan yang sebelumnya dilayangkan oleh pihak keluarga Kim Sae Ron serta kanal YouTuber Garosero Research Institute. Kasus ini sempat menyita perhatian publik setelah kepergian mendiang aktris tersebut.
Seperti dikutip dari Wolipop, Kim Sae Ron ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya pada Minggu (16/2/2025). Waktu kematian tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun Kim Soo Hyun, di mana polisi menyatakan sang aktris meninggal dunia karena bunuh diri pada usia 24 tahun.
Pascaproduksi kabar duka tersebut, keluarga mendiang mengklaim memiliki sejumlah bukti terkait hubungan asmara rahasia antara Kim Sae Ron dan Kim Soo Hyun. Akibatnya, Kim Soo Hyun sempat menghadapi kecaman publik serta gerakan cancel culture atas tuduhan pedofilia.
Pihak keluarga juga sempat menyebarkan rekaman suara yang diklaim sebagai pengakuan mendiang mengenai hubungan seksual sejak kelas 2 SMP. Narasi yang berkembang menuduh Kim Soo Hyun melakukan tindakan kekerasan seksual, pelecehan, hingga grooming saat mendiang berusia 15 tahun.Keluarga mendiang bahkan menuding Kim Soo Hyun sebagai pemicu tindakan bunuh diri tersebut, ditambah adanya beban utang kompensasi kasus berkendara dalam keadaan mabuk tahun 2022 yang harus dilunasi kepada sang aktor. Kontroversi ini membuat Kim Soo Hyun kehilangan kontrak iklan dan pembatalan tayang dramanya yang berjudul Knock Off di Disney+ pada April 2025.
Setelah bergulir selama satu tahun, netizen kembali dihebohkan oleh laporan eksklusif dari media JoongAng Ilbo pada Kamis (21/5/2026). Kantor Polisi Gangnam Seoul secara resmi menyatakan tidak ada hubungan asmara yang terjalin di antara kedua selebritas tersebut.
Menindaklanjuti temuan ini, pihak kepolisian menerbitkan surat perintah penangkapan untuk YouTuber Garosero Research Institute. Pemilik kanal tersebut dinilai telah bersekutu dengan keluarga mendiang untuk menyebarkan foto serta video kebersamaan yang manipulatif demi keuntungan finansial.
Berdasarkan pemeriksaan total sebelas tangkapan layar percakapan, perwakilan YouTuber bernama Kim Se Ui terbukti sengaja mengubah nama pengirim pesan menjadi nama Kim Soo Hyun. Langkah ini dilakukan agar percakapan tersebut terlihat asli di mata publik.
Tim penyidik kepolisian juga meyakini bahwa rekaman suara Kim Sae Ron yang disebarkan pada Mei 2025 merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Saat ini, berkas perkara keluarga Kim Sae Ron telah didaftarkan ke pihak berwenang untuk menjalani investigasi bersama Kim Se Ui.
Di sisi lain, Kim Soo Hyun dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kesehatan mentalnya akibat dampak kasus ini. Sejauh ini, pihak keluarga mendiang maupun kuasa hukum Kim Soo Hyun belum memberikan pernyataan resmi terbaru menanggapi hasil akhir penyelidikan polisi.