Masa depan Phil Foden bersama Manchester City dipastikan bertahan lebih lama setelah sang pemain menyepakati perpanjangan kontrak jangka panjang. Gelandang kreatif tersebut berkomitmen untuk tetap berseragam The Citizens hingga tahun 2030 mendatang.
Kesepakatan baru ini, sebagaimana dilansir dari Suara, memberikan tambahan durasi empat tahun dari kontrak sebelumnya yang seharusnya berakhir pada musim panas 2027. Selain itu, manajemen klub juga menyertakan opsi perpanjangan otomatis selama satu tahun penuh.
Langkah manajemen Manchester City ini menegaskan posisi Phil Foden sebagai pilar utama dalam proyek masa depan klub. Meski saat ini penampilannya dinilai sedang mengalami penurunan, klub tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pemain berusia 25 tahun tersebut.
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa kesepakatan ini telah disetujui oleh kedua belah pihak. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Foden tetap masuk dalam rencana utama skuat asuhan Pep Guardiola untuk beberapa musim ke depan.
Namun, Foden sedang menghadapi tantangan terkait konsistensi permainan pada musim ini. Catatan statistik menunjukkan bahwa ia belum kembali mencetak gol sejak pertengahan Desember 2025 lalu.
Gol terakhir pemain timnas Inggris tersebut tercipta saat Manchester City menghadapi Crystal Palace pada 14 Desember. Sejak saat itu, kontribusinya di lini depan belum kembali setajam biasanya.
Statistik Penampilan Musim Ini
Di kompetisi Liga Inggris musim ini, Foden sebenarnya sudah mencatatkan 29 penampilan. Meski demikian, dalam beberapa laga terakhir ia lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan sebagai pemain pelapis.
Pada pertandingan terbaru melawan Everton yang berakhir imbang 3-3, Selasa (5/5/2026), Foden hanya diberikan kesempatan bermain selama 16 menit. Secara keseluruhan, ia baru mengoleksi 10 gol dari total 46 penampilan di berbagai ajang kompetisi musim ini.
Walaupun produktivitasnya dianggap menurun dibandingkan musim lalu, manajemen City tetap memandang Foden sebagai aset berharga. Keputusan perpanjangan kontrak hingga 2030 ini menjadi pembuktian bahwa sang pemain tetap menjadi bagian penting dari fondasi tim di masa depan.