Persikad Depok berhasil mencuri satu poin setelah menahan imbang tuan rumah Sumsel United dengan skor 1-1 dalam lanjutan Championship Liga 2 2025-2026 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (18/4/2026). Hasil ini diraih berkat penampilan gemilang lini pertahanan tim tamu.
Dilansir dari Bola, pertandingan tersebut berlangsung sengit dengan dominasi peluang dari kubu Sumsel United. Namun, penampilan heroik kiper muda Persikad, Yehezkiel Elia Petra, menjadi faktor kunci yang menggagalkan sejumlah peluang emas tuan rumah sehingga Serigala Margonda terhindar dari kekalahan.
Persikad sebenarnya memiliki kesempatan untuk unggul lebih awal pada babak pertama, termasuk melalui titik putih pada menit ke-14. Sayangnya, Luthfi Kamal yang bertindak sebagai eksekutor penalti gagal menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa timnya memimpin.
Kiper Yehezkiel Elia Petra menyatakan bahwa hasil imbang di markas lawan merupakan pencapaian yang patut disyukuri oleh tim. Meskipun pada awalnya skuad asuhan Achmad Zulkifli tersebut memasang target untuk membawa pulang poin penuh dari Palembang.
"Kami memang belum mampu memenuhi target meraih tiga poin yang diinginkan, tapi secara keseluruhan sudah mengerahkan segalanya malam ini," ucap Petra, Kiper Persikad.
Pemain yang baru menginjak usia 19 tahun tersebut juga mengakui adanya sedikit kekecewaan di dalam tim. Hal ini disebabkan oleh kegagalan mereka mengamankan kemenangan meski sempat memberikan perlawanan ketat sepanjang pertandingan.
"Sejujurnya kami sedikit kecewa karena gagal meraih kemenangan, tapi satu poin ini tentu patut kami syukuri," tutur Petra, Kiper Persikad.
Tambahan satu poin ini membawa Persikad naik ke posisi keenam klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 2025-2026 dengan total koleksi 31 poin. Persikad kini menyisakan dua laga sisa, yakni laga kandang melawan FC Bekasi City dan partai tandang melawan Garudayaksa FC.
Pelatih Persikad, Achmad Zulkifli, menegaskan komitmen timnya untuk tetap bertahan di kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia tersebut. Fokus utama klub hasil merger Sada Sumut dan Persikad 1999 ini adalah menghindari zona degradasi di sisa musim.
"Sungguh musim yang penuh tantangan, tapi kami harus terus yakin. Kami harus berjuang dan terus bertarung mencoba memenangi sisa pertandingan," imbuh Azul, Pelatih Persikad.
Persikad saat ini berada dalam posisi yang cukup aman untuk bertahan di Championship Liga 2. Jika Persekat Tegal yang berada di posisi kesembilan kalah dari PSPS Pekanbaru, Persikad hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk mengunci posisi mereka musim depan.