Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi I.League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Rabu (22/4/2026). Pertandingan ini mengalami perpindahan lokasi dari rencana awal di Stadion Sultan Agung, Bantul, berdasarkan keputusan operator kompetisi tertanggal 18 April 2026.
Perubahan tempat penyelenggaraan tersebut dipicu oleh pertimbangan aspek keamanan dan kenyamanan serta tingginya minat penonton yang tidak mampu ditampung venue awal. Dilansir dari Bola, kepindahan ini merupakan hasil koordinasi antara Panitia Pelaksana PSIM, aparat keamanan, dan I.League.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan bahwa perpindahan mendadak ini memengaruhi persiapan timnya secara fisik. Skuad Macan Kemayoran sebelumnya telah merancang program latihan untuk menetap di Yogyakarta guna melakoni dua laga beruntun melawan PSBS Biak dan PSIM.
"Persiapan pertandingan ini, karena dari pertandingan sebelumnya menjelang pertandingan di Bali ini waktu kami tidak banyak. Kami juga awalnya tidak menghitung perjalanan jauh ke Bali ini karena kami pikir kami main di Yogya," kata Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Meski terkendala durasi perjalanan, juru taktik asal Brasil tersebut memastikan anak asuhnya tetap memiliki motivasi tinggi. Tim pelatih telah memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk memaksimalkan kondisi fisik para pemain menjelang laga krusial tersebut.
"Tetapi, waktu yang kami punya saat ini kami persiapkan dengan baik. Dan kami termotivasi dan kami tahu betapa pentingnya pertandingan besok buat kami," tambah Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Souza menilai bermain di Bali memberikan keuntungan teknis bagi Persija karena kualitas rumput Stadion Dipta yang sangat baik. Hal ini diharapkan mempermudah aliran bola dan strategi permainan timnya, berkaca pada kemenangan tipis 1-0 atas Bali United di stadion yang sama sebelumnya.
"Kalau kita main di Bali itu ada keuntungan karena lapangan bagus dan sangat mendukung untuk pertandingan dan permainan. Tapi lawan kami (PSIM) itu juga punya tim yang lumayan teknis, mereka juga main bagus," ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Kondisi lapangan yang mumpuni dianggap Souza sebagai nilai plus bagi kedua kesebelasan yang sama-sama memiliki kualitas teknis baik. Ia memprediksi jalannya pertandingan akan berlangsung menarik karena dukungan fasilitas arena yang memadai.
"Jadi saya yakin dua tim ini senang bisa main di Bali karena lapangan yang benar-benar bagus," jelas Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Penyerang Persija, Eksel Runtukahu, turut memberikan pernyataan terkait komitmen pemain untuk tetap tampil maksimal meski harus menempuh perjalanan jauh. Ia menargetkan poin penuh guna menjaga posisi Persija di papan atas klasemen.
"Ya, sama ya seperti pelatih, kami sebagai pemain, kami pasti akan berikan yang terbaik meski tidak bermain di Yogja," ujar Eksel Runtukahu, Penyerang Persija Jakarta.
Pemain eks Barito Putera tersebut menegaskan bahwa seluruh elemen tim sudah bersepakat untuk memperjuangkan kemenangan sebelum bertolak kembali ke Ibu Kota.
"Tapi, kami satu tekad untuk meraih tiga poin di sini. Semoga pertandingan besok, berjalan lancar dan kami pulang ke Jakarta tiga poin," tutur Eksel Runtukahu, Penyerang Persija Jakarta.