Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tampak sepi penonton saat Persija Jakarta menjamu Persis Solo pada pekan ke-30 Super League 2025/26, Senin (27/4/2026). Penurunan animo suporter ini disinyalir sebagai dampak dari performa inkonsisten tim Macan Kemayoran dalam beberapa laga terakhir.
Kondisi tribun yang lengang terlihat jelas di stadion kebanggaan Indonesia tersebut dengan banyaknya kursi kosong yang tidak terisi. Berdasarkan laporan dari Detik Sport, atmosfer pertandingan terasa kurang meriah dibandingkan laga kandang Persija biasanya.
Kelompok pendukung The Jakmania tampak melayangkan protes atas hasil mengecewakan tim kesayangan mereka. Berbagai spanduk bernada kecaman dan kekecewaan dipasang di sudut-sudut tribune SUGBK untuk mempertanyakan kinerja pemain yang membuat peluang juara semakin menipis.
"No Glory Won, You're Still No One. Kalah Jadi Cacing Menang Jadi Naga. Without The Gold, Your Story Untold," bunyi tulisan pada spanduk-spanduk yang dipasang The Jakmania di tribune stadion.
Penurunan jumlah kehadiran suporter ini sebenarnya sudah diprediksi sebelum laga dimulai berdasarkan data penjualan tiket. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Tauhid Indrasjarief, sebelumnya mengungkapkan bahwa tiket yang terjual hanya mencapai angka 15 ribu lembar.
"Perkembangannya kelihatannya animonya berkurang jauh, gitu. Jadi kemungkinan, prediksi saya, paling banyak 15 ribu penonton," kata Tauhid Indrasjarief, Ketua Panpel Persija.
Kelesuan dukungan ini berbanding lurus dengan produktivitas gol tim asuhan Mauricio Souza yang sedang menurun. Persija tercatat mandul dalam dua pertandingan terakhir dengan hanya mampu menyarangkan masing-masing satu gol saat menghadapi PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta.
Padahal, dalam dua laga tersebut Macan Kemayoran tercatat melancarkan lebih dari 20 peluang ke gawang lawan. Secara keseluruhan, Persija hanya mampu mengamankan dua kemenangan dalam enam pertandingan terakhir, sementara sisanya berakhir dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan.