Persija Jakarta mengincar poin penuh saat menjamu Persis Solo pada pekan ke-30 kompetisi domestik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (27/4/2026), dengan fokus utama pada pembenahan penyelesaian akhir. Skuad Macan Kemayoran dituntut meningkatkan produktivitas gol setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang pada pertandingan sebelumnya.
Persiapan intensif dilakukan untuk mengatasi minimnya kreativitas dan efektivitas di lini depan, sebagaimana dilaporkan oleh Suara. Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui bahwa tantangan utama saat ini adalah jadwal pertandingan yang sangat padat sehingga waktu latihan menjadi terbatas.
"Persiapan cukup singkat karena masalah waktu. Seperti yang Anda tahu, kami akan bermain dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari," kata Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Juru taktik asal Brasil tersebut menjelaskan bahwa tim tetap menjalankan rencana latihan yang telah disusun meskipun dalam tekanan waktu. Fokus utama latihan diarahkan pada skema serangan di area sepertiga akhir lapangan guna memastikan setiap peluang bisa dikonversi menjadi gol.
"Namun, sesuai dengan yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua yang kami inginkan. Kami banyak melatih penyelesaian akhir dan permainan di sepertiga akhir lapangan agar kami bisa tampil efektif dalam pertandingan,ÔÇØ jelas Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Evaluasi terus dilakukan terhadap performa tim di dua laga terakhir yang dinilai mendominasi permainan namun lemah dalam eksekusi akhir. Souza menekankan pentingnya bagi para pemain untuk lebih tenang dan klinis di depan gawang lawan.
ÔÇ£Kami selalu mencoba menganalisis pertandingan yang telah kami mainkan dan menyusun latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah tim," jelas Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Penajaman insting mencetak gol menjadi prioritas utama dalam sesi latihan singkat sebelum laga dimulai. Tim kepelatihan telah memetakan berbagai cara untuk membongkar pertahanan lawan secara lebih efektif.
"Jadi, seperti yang saya katakan, kami menciptakan banyak peluang di dua pertandingan terakhir ini, tapi kami tidak efektif di sepertiga akhir," ia menambahkan Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Pelatih menegaskan bahwa menu latihan ini sejatinya merupakan agenda rutin yang terus diperdalam sejak awal musim kompetisi berjalan. Persija berharap perubahan strategi ini dapat terlihat saat kick-off dimulai pukul 19.00 WIB besok.
"Jadi, dalam waktu persiapan yang singkat ini, kami berusaha keras melatih permainan di sepertiga akhir, penyelesaian akhir, dengan berbagai cara. Tapi ini bukan hal yang baru kami latih sekarang, kami sudah melatihnya sejak awal kompetisi,ÔÇØ pungkas Souza, Pelatih Persija Jakarta.