Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Dewa United pada laga pekan ke-28 Super League 2025-2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), demi mempertahankan posisi puncak klasemen dari kejaran Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta. Perebutan gelar juara musim ini dinilai lebih kompetitif dibandingkan periode sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Bola.
Manajemen tim berjuluk Maung Bandung tersebut menekankan pentingnya konsentrasi penuh bagi seluruh anggota skuad. Jarak poin yang sangat tipis dengan pesaing terdekat mengharuskan setiap pemain tampil tanpa celah dalam pertandingan mendatang.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menyoroti peningkatan beban persaingan yang dialami timnya saat ini. Ia meminta para penggawa untuk meningkatkan kekompakan dan menjaga fokus agar tidak kehilangan poin krusial.
"Pemain harus lebih hati-hati dan waspada. Saya pesan di sini harus semuanya konsentrasi, ada keinginan untuk menang, semuanya harus bersama-sama kompak," kata Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Umuh juga menegaskan bahwa setiap individu di dalam tim memikul tanggung jawab besar untuk mencegah terjadinya kesalahan teknis di lapangan. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjaga tren positif tim di sisa musim.
"Semuanya harus punya tanggung jawab masing-masing, jangan sampai kebobolan lah jangan ada kesalahan," sebut Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Tingginya tensi kompetisi membuat manajemen terus memantau perkembangan tim secara intensif. Kewaspadaan menjadi pesan berulang yang disampaikan kepada para pemain mengingat performa tim-tim lain yang juga terus meningkat.
"Ya saya udah menyampaikan pokoknya semuanya juga tetap waspada, harus lebih waspada ya karena ini makin ketat pertandingan ini, ya ini yang harus bisa mempertahankan jangan sampai kalah," pesan Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Meskipun menargetkan hasil maksimal, Umuh melakukan kalkulasi terhadap sisa pertandingan yang harus dijalani Persib. Baginya, konsistensi kemenangan di sebagian besar laga sisa tetap menjadi prioritas utama untuk mengunci gelar.
"Walaupun nanti di akhir-akhir nanti kalau kita kalah sekali tidak ada masalah, karena dari tujuh laga ini harus menang enam kali." ujar Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Umuh menutup pernyataannya dengan memperingatkan bahwa setiap lawan memiliki potensi untuk menjegal langkah Persib. Tidak ada tim yang bisa dianggap remeh dalam situasi klasemen saat ini.
"Ini semua was-was ya, tidak ada namanya tim papan bawah karena semua tim bisa mencelakakan Persib sekarang," tandas Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Di sisi teknis, pelatih Bojan Hodak tetap menjaga ketenangan skuad dengan memimpin sesi latihan malam selama bulan Ramadhan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia merespons kemenangan para pesaing dengan sikap yang lebih rileks guna meredam tekanan pada pemain.
"Saya pikir kami masih berada di nomor satu, mereka justru memiliki tekanan lebih besar daripada kami, karena perlu mengejar kami setiap pekan," kata Bojan Hodak, Pelatih Persib.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai laga melawan Dewa United merupakan bagian dari proses panjang dan bukan satu-satunya penentu hasil akhir liga. Ia lebih memilih fokus pada upaya terbaik tim di atas lapangan.
"Pertandingan ini (vs Dewa United) tidak akan menentukan segalanya, jadi saya tidak merasa kami benar-benar tertekan. Kami hanya perlu turun ke lapangan dan berusaha memberikan yang terbaik," ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib.