Persib Bandung Siaga Satu Usai Ditahan Imbang Dewa United

Persib Bandung Siaga Satu Usai Ditahan Imbang Dewa United
Foto: Ilustrasi Persib Bandung Siaga Satu Usai Ditahan Imbang Dewa United.

Persib Bandung kini berada dalam kondisi waspada tinggi di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026. Posisi tim berjuluk Maung Bandung tersebut terancam setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Dewa United.

Dikutip dari Bola, hasil satu poin tersebut membuat jarak angka dengan pesaing terdekat semakin menipis. Persib saat ini mengoleksi 65 poin dari 28 pertandingan, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC Samarinda yang membayangi di posisi kedua dengan 63 poin.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa armadanya tetap dalam suasana hati yang baik meski gagal meraih kemenangan penuh. Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi seluruh pemainnya agar tidak tergelincir di sisa kompetisi.

"Semuanya baik, kami masih sedikit lelah, tapi akan baik-baik saja. Suasananya bagus, kami dalam kondisi mood bagus," tutur Hodak usai memimpin sesi latihan pada Rabu (22/4/2026) petang.

"Kami masih berada di posisi pertama, tapi tahu tidak boleh lengah dan akan fokus pada pertandingan berikutnya," kata Hodak.

Langkah Persib selanjutnya akan diuji oleh Arema FC pada pekan ke-29. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) dengan waktu mulai pukul 19.00 WIB.

Arema FC yang kini ditangani oleh Marquinhos Santos datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Singo Edan tersebut tercatat baru saja mengemas dua kemenangan beruntun saat menghadapi Persita Tangerang dan Persis Solo.

Lini serang Arema FC dinilai jauh lebih tajam dan efektif dibandingkan pada putaran pertama kompetisi. Bojan Hodak menyadari sepenuhnya potensi ancaman yang bisa diberikan oleh klub asal Malang tersebut di markas Persib nanti.

"Arema adalah tim cukup tangguh. Mereka punya banyak pemain bagus, terutama dalam hal menyerang, tapi kami tahu itu dan akan bersiap," ujar Hodak.

Kabar baik bagi Persib datang dari sektor pertahanan dengan kembalinya Patricio Matricardi. Pemain tersebut sudah bisa dimainkan kembali setelah sebelumnya harus absen akibat hukuman akumulasi kartu merah.

Sorotan Pada Konsentrasi Lini Pertahanan

Lini belakang menjadi fokus evaluasi tim pelatih setelah kebobolan dua gol saat melawan Dewa United. Bojan Hodak menyoroti hilangnya fokus pemain yang mengira bola telah keluar lapangan sebelum peluit wasit berbunyi.

"Seperti yang saya katakan, gol pertama (vs Dewa United) itu karena bola dianggap sudah keluar dan mereka berhenti bermain, yang mana hal itu seharusnya tidak terjadi, Anda harus bermain sampai peluit berbunyi," kata Hodak.

Selain itu, kesalahan individu dalam mengantisipasi serangan balik juga menjadi catatan serius. Hodak menyesali terjadinya gol kedua yang berawal dari keterlambatan pemain dalam mengalirkan bola sehingga menguntungkan lawan.

"Gol kedua adalah (Julio Cesar) sedikit menunda bola yang mana itu normal, tapi kemudian dia tidak beruntung karena bola mengenai tangan pemain lain dan dia mengambil keuntungan dari sana dan mereka melakukan serangan balik," ujar Hodak.

Artikel terkait

Rekomendasi