Persib Bandung tertahan dengan skor imbang 2-2 saat menghadapi Dewa United pada laga pekan ke-28 Super League 2025-2026 di Banten International Stadium, Selasa (21/4/2026). Dilansir dari Bola, tim tamu sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.
Dewa United membuka keunggulan lewat sundulan Alex Martins pada menit ke-24 dan memperlebar jarak melalui gol Ricky Kambuaya di menit ke-61. Persib baru bisa membalas melalui penalti Thom Haye pada menit ke-77 serta gol Andrew Jung lima menit sebelum waktu normal berakhir.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan sorotan tajam terhadap lini pertahanan skuadnya yang dianggap melakukan kesalahan fatal pada awal pertandingan. Ia menilai anak asuhnya sempat berhenti bermain karena mengira bola sudah keluar lapangan sebelum gol pertama terjadi.
"Pertandingan menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik. Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi," ujar Hodak, Pelatih Persib.
Sang pelatih kemudian merujuk pada proses terjadinya gol pembuka tim lawan yang dianggapnya sebagai bentuk ketidaksiapan mental para pemain di atas lapangan hijau.
"Seperti gol pertama itu seperti kekanak-kanakan, kami berhenti bermain karena semua orang mengira bola keluar, tetapi bola baru dinyatakan keluar ketika wasit mengatakannya," papar Hodak, Pelatih Persib.
Meski sempat kebobolan gol kedua akibat kesalahan individu, Persib mendapatkan momentum saat Alex Martins menerima kartu kuning kedua pada menit ke-61. Bermain melawan sepuluh orang memungkinkan Maung Bandung mendominasi sisa laga untuk menghindarkan diri dari kekalahan.
"Kemudian setelah ini juga gol kedua adalah satu kesalahan individu. Secara penyerangan tidak buruk, tetapi sekali lagi saya pikir kami bangkit dari 0-2 menjadi 2-2," ucap Hodak, Pelatih Persib.
Hodak menyayangkan ketidakmampuan timnya untuk membalikkan keadaan sepenuhnya meski memiliki sejumlah kesempatan matang setelah menyamakan skor.
"Kami juga seharusnya menciptakan lebih banyak peluang dan kami bisa saja mendapatkan tiga poin," ucap Hodak, Pelatih Persib.
Selain performa tim, pihak manajemen Persib juga menyoroti kepemimpinan wasit Yoko Suprianto dan wasit VAR Sance Lawita yang dinilai merugikan dalam beberapa momen krusial pertandingan tersebut.
"Pada akhirnya saya juga sangat kecewa dengan wasit, tapi yang satu ini akan kami lakukan melalui jalur resmi, kami akan mengirimkan surat karena ada banyak situasi yang sangat dipertanyakan," kata Hodak, Pelatih Persib.
Hasil satu poin ini membuat posisi Persib di puncak klasemen terancam oleh Borneo FC Samarinda yang kini hanya terpaut selisih dua poin di peringkat kedua.