Persebaya Surabaya berhasil mencuri tiga poin penuh setelah mengalahkan tuan rumah Malut United dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-29 Super League 2025-2026 di Stadion Kie Raha pada Kamis (23/4/2026). Kemenangan klub berjuluk Bajul Ijo tersebut dipastikan melalui gol Milos Raickovic dan Francisco Rivera.
Dilansir dari Bola, tim tamu mencatatkan efektivitas tinggi meski hanya menguasai 47 persen bola dibandingkan Malut United yang mencapai 53 persen. Persebaya juga tercatat kalah dalam jumlah tembakan tepat sasaran, yakni hanya tiga kali berbanding enam milik tuan rumah.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan apresiasi tinggi terhadap atmosfer pertandingan yang tercipta di Ternate. Ia menilai para pemainnya menunjukkan kualitas mumpuni saat memegang bola maupun ketika dipaksa bertahan oleh lawan.
ÔÇ£I pikir kami bermain luar biasa baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, dan menunjukkan betapa bagusnya pemain yang kami miliki. Banyak peluang di babak pertama, tapi terlebih lagi di babak kedua,ÔÇØ ujar Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Juru taktik asal Portugal tersebut melihat adanya perkembangan permainan jika dibandingkan dengan performa tim pada laga-laga terdahulu. Tavares menyinggung momen kurang beruntung di masa lalu ketika lawan mampu mencetak gol meski minim peluang.
ÔÇ£Saya pikir para pemain mengerti, bermain bagus tapi melakukan beberapa kesalahan dan tim lawan agak beruntung karena mereka tidak menembak terlalu banyak tapi mencetak dua gol. Kami punya tiga transisi di babak pertama,ÔÇØ kata Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Kondisi pertahanan pada paruh pertama laga juga menjadi catatan bagi staf pelatih. Tavares mengungkapkan bahwa lawan sempat memiliki peluang melalui serangan balik yang berujung pada gol yang akhirnya dianulir wasit.
ÔÇ£Di babak pertama kami punya beberapa peluang bersih. Tim lawan punya tiga transisi di mana lini pertahanan tidak begitu bagus, salah satunya mereka mencetak gol yang dianulir,ÔÇØ tambah Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Intensitas serangan Persebaya meningkat drastis setelah jeda babak pertama dengan memberikan tekanan pada gawang yang dikawal Angga Saputro. Strategi agresif tersebut membuahkan hasil melalui dua gol penentu kemenangan.
ÔÇ£Kami punya dua atau tiga peluang besar untuk mencetak gol dan kami mencetak dua gol. Saya pikir para pemain dan tim layak mendapatkan hasil ini, dan saya sangat senang karena ruang ganti layak untuk bahagia,ÔÇØ ujar Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Gol pemecah kebuntuan lahir lewat sepakan keras Milos Raickovic pada menit ke-73. Francisco Rivera kemudian menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tamu pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+1.
ÔÇ£Kuncinya adalah kami punya pemain yang bisa mencetak gol dan melakukan clean sheet seperti ini,ÔÇØ sambung Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Perubahan posisi pemain dalam susunan sebelas utama turut dilakukan guna mengantisipasi karakteristik lawan. Tavares menjelaskan bahwa adaptasi taktik ini menyesuaikan dengan ketersediaan komposisi pemain yang ia miliki di lapangan.
ÔÇ£Hari ini kami memainkan pemain di posisi berbeda, jadi harus bermain sesuai karakteristik pemain yang ada,ÔÇØ kata Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Eksploitasi celah di lini tengah Malut United menjadi kunci terakhir yang dimanfaatkan oleh skuat Bajul Ijo. Tim pelatih telah memprediksi akan adanya ruang terbuka di area tersebut setelah pertandingan berjalan 15 menit awal.
ÔÇ£Malut main dua hari setelah kami, kami tahu akan ada ruang di tengah setelah 10-15 menit dan kami mengambil keuntungan itu di babak pertama,ÔÇØ pungkas Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Hasil positif di Stadion Kie Raha ini membuat Persebaya Surabaya kini mengoleksi 45 poin. Tim kebanggaan masyarakat Surabaya tersebut untuk sementara masih tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara Super League 2025-2026.