Persaingan memperebutkan tiga tiket tersisa untuk Liga Champions di Liga Italia 2025-2026 masih berlangsung sangat sengit. Meskipun Inter Milan sudah mengamankan gelar juara, lima tim lainnya kini harus berjuang habis-habisan dalam dua pekan terakhir.
Lima tim yang terlibat dalam perburuan posisi empat besar ini adalah Napoli, Juventus, AC Milan, AS Roma, dan Como 1907. Dilansir dari Bola, legenda Juventus dan Timnas Italia, Alessandro Del Piero, menyoroti perbedaan kondisi psikologis dan performa tim-tim tersebut saat ini.
"Jika melihat hasil-hasil terbaru, jelas Juventus dan AS Roma memiliki pendekatan yang berbeda, Como menang terus, sementara hasil-hasil buruk Napoli dan AC Milan membuat masing-masing pelatih dan lingkungan mereka khawatir," ujar Alessandro Del Piero.
Napoli saat ini menduduki peringkat kedua dengan raihan 70 poin, namun posisi mereka belum aman karena hanya unggul lima angka dari Como yang berada di posisi keenam. Juventus menguntit di posisi ketiga dengan 68 poin.
Persaingan semakin memanas di tangga keempat dan kelima yang masing-masing ditempati oleh AC Milan dan AS Roma. Kedua tim tersebut memiliki koleksi poin yang identik, yakni 67 angka.
Ketajaman persaingan ini dipicu oleh hasil buruk yang diderita Napoli dan AC Milan pada pekan ke-36. Napoli dipaksa menyerah 2-3 dari Bologna, sementara AC Milan juga menelan kekalahan dengan skor yang sama saat menjamu Atalanta di San Siro.
Tren Positif Tim Kuda Hitam
Berbeda dengan duo raksasa tersebut, Como yang dilatih Cesc Fabregas justru menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Tim ini berhasil meraih dua kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir tanpa sekalipun kebobolan.
AS Roma juga tercatat selalu meraih poin penuh dalam tiga laga pamungkas mereka. Sementara itu, Juventus menunjukkan kestabilan tinggi dengan catatan tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di liga.
Del Piero menegaskan bahwa 180 menit terakhir dalam dua laga sisa akan menjadi penentu siapa yang benar-benar layak terbang ke kompetisi tertinggi Eropa musim depan.
"Dalam sebuah liga ada momen-momen sulit, 180 menit terakhir akan menentukan siapa yang paling menginginkannya, siapa yang bekerja lebih baik, siapa yang tiba dalam kondisi lebih segar," tutur Del Piero.
"Tentu saja variabel yang membawa Anda menuju kemenangan sangat banyak. Kelima tim semuanya terlibat, dan itu adalah hal yang bagus," kata Del Piero membahas persaingan ketat menuju empat besar Liga Italia.