Arsenal kini menempati posisi terdepan dalam persaingan gelar juara Liga Inggris setelah rival terdekatnya, Manchester City, tertahan imbang di kandang Everton pada Selasa (5/5/2026). Dilansir dari Detik Sport, hasil ini membuat The Gunners memimpin klasemen dengan perolehan 76 poin.
Satu poin yang diraih Manchester City di markas Everton menyebabkan selisih jarak dengan Arsenal melebar menjadi lima poin. Meski demikian, tim asuhan Pep Guardiola masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan pemuncak klasemen.
Skenario perebutan gelar juara kini berada di tangan Arsenal, yang dipastikan akan mengangkat trofi jika berhasil memenangkan tiga laga tersisa. Emmanuel Adebayor selaku mantan pemain kedua klub tersebut menyoroti tantangan besar yang dihadapi kedua tim di sisa musim.
Adebayor memberikan pandangannya mengenai mentalitas Manchester City yang diperkirakan akan bangkit setelah hasil imbang tersebut. Ia menekankan bahwa kualitas manajer dan kedalaman skuad akan menjadi faktor kunci bagi The Citizens untuk terus memberikan tekanan kepada Arsenal.
"Man City kehilangan poin melawan Everton, mereka akan kembali lebih kuat. Mereka akan mengelola tim dengan manajer mereka, tim yang luar biasa yang mereka miliki, mereka akan melakukan segala yang mungkin untuk memenangkan tiga pertandingan terakhir dan menunggu Arsenal kehilangan poin sehingga mereka bisa menjadi juara," ujar Adebayor dikutip dari Metro.
Pria asal Togo tersebut mengakui bahwa meskipun Arsenal saat ini difavoritkan, tekanan pada laga-laga penentu tidak akan mudah dilewati oleh kedua kandidat juara. Adebayor juga secara terbuka menyatakan dukungannya agar Meriam London mengakhiri penantian gelar liga yang berlangsung sejak musim 2003/2004.
"Tapi percayalah, itu tidak akan menjadi tugas yang mudah bagi keduanya. Untuk pertama kalinya, saya berharap Arsenal menang karena mereka telah bekerja keras untuk ini begitu lama," jelas Adebayor.