Ribuan penggemar musik cadas memadati kawasan NICE, PIK 2 pada Sabtu, 2 Mei 2026 untuk merayakan hari pertama gelaran 10 tahun Hammersonic Festival. Dilansir dari Suara, festival tetap berlangsung meriah meskipun sempat diwarnai perubahan konsep menjadi acara privat dan pembatalan beberapa penampil utama.
Penyelenggara, Ravel Entertainment, akhirnya membatalkan rencana gelaran privat dan tetap membuka acara untuk umum guna merespons dukungan besar dari para penggemar. Meski menawarkan opsi pengembalian dana bagi pemegang tiket, antusiasme penonton tetap tinggi yang ditandai dengan bersatunya dua panggung utama serta bentangan LED sepanjang 1.000 meter.
Yoseph, salah satu penonton asal Bandung, menyatakan tetap bersemangat hadir meski band favoritnya batal naik panggung. Ia memilih untuk tetap memberikan dukungan langsung terhadap keberlangsungan festival musik metal terbesar di Asia Tenggara tersebut.
"Ini kali ketiga saya nonton. Makanya sebagai pecinta musik keras, antusias datang," kata Yoseph.
Ia juga menambahkan bahwa kehadirannya bertujuan untuk merasakan atmosfer perayaan satu dekade Hammersonic meski terdapat polemik terkait perubahan status acara.
"Banyak yang mau refund, acara juga awalnya dibikin private tapi akhirnya umum, jadi harus disupport," ujar Yoseph.
Dukungan senada datang dari Deta, penonton asal Karawang, yang mengaku sudah lama menantikan kesempatan untuk hadir di festival ini. Ia mengaku lebih mengkhawatirkan kemungkinan pembatalan acara dibandingkan masalah susunan penampil.
"Memang nunggu Hammersonic dari lama, baru kesempatan datang tahun ini," imbuh Deta.
Deta menegaskan bahwa dirinya merupakan salah satu pihak yang tidak setuju dengan opsi pengembalian dana demi menjaga keberlangsungan acara.
"Lebih deg-degan sama informasi kemarin. Saya termasuk yang nggak setuju kalau refund," kata Deta.
Baginya, nilai utama dari festival ini adalah momen berkumpulnya komunitas pecinta musik metal dalam satu lokasi yang sama.
"Walaupun emang banyak masalah tapi ini keren banget sih," ucap Deta.
Antusiasme internasional juga terlihat dari kehadiran penonton mancanegara, termasuk Bred yang melakukan perjalanan jauh dari Australia. Tujuan utamanya adalah menyaksikan penampilan Parkway Drive, yang merupakan salah satu band metalcore terbesar di dunia saat ini.
"Ini pertama kalinya saya datang ke Hammersonic. Luar biasa, cuacanya panas, tapi semua orang bersenang-senang," kata Bred.
Bred menilai band asal negaranya tersebut memiliki kualitas pertunjukan yang sangat tinggi sehingga layak dinantikan.
"mereka band terbaik di dunia menurut saya," kata Bred.
Selain Parkway Drive, panggung hari pertama juga dimeriahkan oleh deretan penampil internasional dan lokal seperti Lich King, Speed, Memphis May Fire, Pee Wee Gaskins, Burgerkill, hingga Jinjer.