Manajer Manchester City Pep Guardiola menargetkan trofi kedua musim ini dengan menginstruksikan para pemainnya tampil habis-habisan melawan Chelsea pada laga final Piala FA 2025-2026 di Stadion Wembley yang berlangsung Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 21.00 WIB.
Pertandingan pamungkas tersebut menjadi final kedua bagi Manchester City pada musim ini setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Arsenal dalam perebutan juara Piala Liga, seperti dilansir dari Bola.
Guardiola menegaskan pentingnya kerja keras seluruh skuad demi menundukkan Chelsea serta memberikan balasan setimpal bagi pengorbanan para suporter yang datang langsung ke London.
ÔÇ£Pesan yang ingin disampaikan adalah bagaimana kita harus bergerak, berlari, dan bermain melawan Chelsea untuk mengalahkan mereka,ÔÇØ kata Pep Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona tersebut menambahkan bahwa laga di stadion nasional Inggris ini bernilai sangat besar karena melibatkan dua klub bergengsi dan dukungan luar biasa dari para penggemar.
ÔÇ£Inilah pesannya. Pesannya adalah [ini adalah] final Piala FA, di Wembley, dengan dua klub bergengsi, dengan para penggemar kami yang berusaha, melakukan upaya luar biasa untuk datang ke London [dan itu] tidak murah," tegas Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan antusiasme tinggi menjelang pertandingan karena dirinya merasa memiliki ikatan emosional dan rekam jejak sejarah yang panjang dengan Stadion Wembley.
ÔÇ£Saya sudah sering ke sana, setidaknya di ruang tunggu atau di sebuah ruangan khusus. Mungkin saya akan ke sana 24 kali lagi. Itu tempat yang sangat istimewa,ÔÇØ ujar Pep Guardiola.
Kenangan positif Guardiola di stadion tersebut bermula sejak ia berhasil membawa Barcelona memenangkan trofi Liga Champions pertama, disusul kemenangan kedua atas Manchester United, hingga rentetan laga semifinal dan final sejak menangani Manchester City.
ÔÇ£Sejat Barcelona, saat kami memenangkan Liga Champions pertama bersama klub saya. Dan setelah itu bersama United untuk kedua kalinya bersama Barcelona sebagai manajer, dan berkali-kali sejak saya di sini, kami melaju ke semifinal, final, menang, kalah, kalah, menang," jelas Pep Guardiola.
Kekaguman Guardiola mencakup seluruh aspek di stadion mulai dari manajemen penyelenggaraan pertandingan yang dinilai sangat baik hingga kondisi lapangan.
ÔÇ£Semuanya. Mereka mengatur pertandingan final dengan sangat baik. Semuanya sangat bagus. Lapangannya luar biasa, semoga cuacanya bagus, dan tidak akan terjadi apa-apa dengan para penggemar yang datang ke stadion dari kedua belah pihak,ÔÇØ tutur Pep Guardiola.
Pertandingan final tahun ini sekaligus mengusung misi penebusan dosa bagi Manchester City yang pada final Piala FA 2024-2025 tanggal 17 Mei 2025 harus kehilangan gelar setelah ditaklukkan oleh Crystal Palace dengan skor 0-1.
ÔÇ£Tentu saja. Ada antusiasme. Semoga kita bisa tampil lebih baik daripada dua kali sebelumnya."
Guardiola menyatakan bahwa kegagalan masa lalu telah dilupakan seiring kehadiran para pemain baru dalam tim untuk menghadapi tantangan berbeda kontra Chelsea.
"Pemain baru dan semuanya terlupakan. Pertandingan baru melawan Chelsea, di final lain kita harus mencoba dan memenangkan trofi," ujar Pep Guardiola.
Guna mewujudkan ambisi tersebut, Guardiola meminta armada timnya memberikan performa maksimal di hadapan publik pendukung Manchester City.
"Pergilah ke pendukung dan berusahalah semaksimal mungkin untuk menang. Inilah rencana permainannya dan itulah yang harus Anda lakukan," tegas Pep Guardiola.