Pep Guardiola Pastikan Tetap Bertahan di Manchester City Demi Treble Domestik

Pep Guardiola Pastikan Tetap Bertahan di Manchester City Demi Treble Domestik
Foto: Ilustrasi Pep Guardiola Pastikan Tetap Bertahan di Manchester City Demi Treble Domestik.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan penegasan mengenai masa depannya di tengah isu kepindahan pada akhir musim nanti. Dilansir dari Suara, juru taktik asal Spanyol tersebut menyatakan komitmen penuh untuk tetap menahkodai skuad The Citizens demi mengejar ambisi treble domestik.

Kesetiaan Guardiola di Stadion Etihad dipicu oleh atmosfer kerja yang sangat mendukung dari pihak manajemen klub. Faktor kenyamanan dan dukungan penuh dari internal tim menjadi alasan utama sang pelatih merasa masih memiliki energi besar untuk memimpin timnya hingga kompetisi musim ini berakhir.

Memasuki fase krusial musim ini, Guardiola mengungkapkan adanya perubahan signifikan pada kondisi mentalnya saat menghadapi tensi pertandingan. Ia merasa jauh lebih tenang dibandingkan dengan situasi yang ia alami pada musim lalu yang penuh beban pikiran.

Kondisi lingkungan kerja yang kondusif di Manchester City diakuinya menjadi kunci utama stabilitas emosinya saat ini. Pelatih yang pernah menukangi Barcelona itu menyebut tekanan tetap ada, namun tidak lagi menyita pikirannya secara berlebihan di luar jam pertandingan.

"Menjelang pertandingan saya masih merasakannya, tetapi di antara laga saya jauh lebih tenang," kata Pep Guardiola.

Ia juga merefleksikan pengalamannya tahun lalu yang sempat dibayangi kekhawatiran besar mengenai posisi tim di papan klasemen untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa.

"Musim lalu saya terus berpikir bagaimana jika kami tidak lolos ke Liga Champions," ujar Pep Guardiola.

Dukungan Manajemen Menjadi Kunci Loyalitas

Guardiola menegaskan bahwa keberhasilannya bertahan lama di klub bukan semata-mata karena raihan trofi di lemari juara. Ia sangat menghargai cara klub memperhatikan detail-detail kecil yang mendukung kinerja staf dan pemain di lapangan.

Sistem kerja yang tertata rapi membuat seluruh elemen tim merasa dihargai dalam menjalankan tugas masing-masing. Loyalitas ini juga terbangun karena sikap manajemen saat menghadapi situasi sulit, seperti pada masa pandemi global beberapa waktu lalu.

"Saya tidak akan bertahan selama ini tanpa lingkungan yang luar biasa," tutur Pep Guardiola.

Pihak klub dinilai menunjukkan kepedulian nyata dengan tetap menjamin hak-hak seluruh karyawan tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja maupun pemotongan gaji saat krisis terjadi.

"Di masa tersulit, mereka selalu ada," ucap Pep Guardiola.

Fokus Memburu Gelar Domestik

Saat ini, Manchester City tengah berupaya keras untuk menyapu bersih semua gelar di kompetisi domestik. Setelah berhasil mengamankan trofi Carabao Cup, fokus mereka kini terbagi antara persaingan ketat di Liga Inggris dan partai puncak Piala FA.

The Citizens dijadwalkan akan menantang Chelsea dalam laga final Piala FA mendatang. Sementara itu, di kancah Liga Inggris, tim asuhan Guardiola terus menempel ketat Arsenal dalam perebutan posisi puncak klasemen dengan mengandalkan tren kemenangan yang konsisten.

Artikel terkait

Rekomendasi