Jennie BLACKPINK dilaporkan meraih pendapatan fantastis mencapai 23,8 miliar won atau setara Rp260 miliar dalam kurun waktu dua tahun terakhir setelah memutuskan keluar dari manajemen YG Entertainment. Pencapaian ini terungkap melalui dokumen resmi yang diajukan ke Financial Supervisory Service Korea Selatan pada 9 Mei 2026.
Data laporan keuangan tersebut merinci pembayaran penyelesaian atau settlement yang diterima sang idol. Dilansir dari Wolipop, OA Entertainment membayarkan sebesar 14,3 miliar won pada tahun 2024 dan berlanjut dengan pembayaran senilai 9,5 miliar won pada tahun 2025.
Lembaga audit mencatat bahwa OA Entertainment, yang merupakan singkatan dari Odd Atelier, didirikan oleh Jennie pada November 2023. Perusahaan ini lahir tepat setelah masa kontrak eksklusif individu Jennie dengan agensi lamanya, YG Entertainment, berakhir secara resmi.
Struktur kepemilikan agensi ini menempatkan Jennie sebagai pemegang saham tunggal, sementara operasional harian perusahaan dijalankan oleh ibu kandungnya. Pada tahun pertama operasionalnya, perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar 18,9 miliar won dengan perolehan laba operasional menyentuh angka 580 juta won.
Pemisahan manajemen ini membuat Jennie tetap berada di bawah naungan YG Entertainment khusus untuk aktivitas grup bersama BLACKPINK. Namun, seluruh kegiatan solo mulai dari kerja sama merek, promosi album individu, hingga penampilan panggung mandiri dikelola sepenuhnya oleh OA Entertainment.
Perjalanan karier pelantun lagu 'Ddu-Du Ddu-Du' dan 'How You Like That' ini terus menunjukkan tren positif secara global. Selain kesuksesan finansial, Jennie juga memperkuat pengaruhnya dengan masuk dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia versi majalah Time tahun ini.
Kiprah internasional Jennie mencakup sejarah sebagai artis K-pop pertama yang menjadi penampil utama di Coachella pada 2019. Terbaru, personel BLACKPINK ini terpantau menghadiri gelaran mode bergengsi Met Gala 2026 yang berlangsung di New York.