Dudung Abdurachman Luncurkan Football Seven League di Jakarta

Dudung Abdurachman Luncurkan Football Seven League di Jakarta
Foto: Ilustrasi Dudung Abdurachman Luncurkan Football Seven League di Jakarta.

Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation, Dudung Abdurachman, meresmikan kompetisi Football Seven League di Brilian Stadium, Jakarta, pada Minggu (3/5/2026). Ajang ini diproyeksikan menjadi pilar utama pengembangan ekosistem sepak bola tujuh pemain sekaligus jalur seleksi pemain tim nasional Indonesia, dilansir dari Bola.

Kompetisi edisi keempat ini melibatkan 26 klub yang telah lolos seleksi melalui sistem kualifikasi berjenjang dari berbagai daerah. Turnamen ini terbagi dalam tiga kategori, yakni liga profesional dan komunitas, Corporate Super League untuk perusahaan, serta kategori khusus perempuan.

"Hari ini adalah momen penting bagi kita semua. Kita membuka Football Seven League, sebuah kompetisi yang bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang mimpi perjuangan dan masa depan sepakbola Indonesia," kata Dudung, Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation.

Dudung menjelaskan bahwa struktur kompetisi ini dirancang secara terbuka dengan menerapkan sistem promosi dan degradasi. Pertumbuhan jumlah peserta diklaim terus meningkat setiap tahunnya sejak penyelenggaraan pertama.

"Ini menunjukkan bahwa Football Seven dibangun dengan fondasi yang serius, terbuka dan berkelanjutan. Ini adalah penyelenggaraan yang keempat dan setiap tahunnya kita terus bertumbuh," tegas Dudung.

Tujuan jangka panjang dari liga ini adalah membentuk skuad tangguh untuk mewakili Indonesia di kancah internasional. Dudung optimistis Indonesia mampu bersaing di tingkat global dengan sumber daya manusia yang melimpah.

"Masa kita tidak bisa mendapatkan 7 orang saja dari sekian juta penduduk Indonesia yang bisa ditampilkan di pentas dunia," ujar Dudung.

Para pemain yang terpilih dari kompetisi ini nantinya akan dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Football Seven di Milan, Italia, pada 2027. Guna memperkuat aspek teknis, pihak federasi menunjuk Shin Tae-yong sebagai penasihat pelatih tim nasional.

Dudung menekankan pesan dari Shin Tae-yong mengenai fondasi utama yang harus dimiliki setiap pemain untuk menjadi kompetitif. Kedisiplinan dan kekuatan mental menjadi dua variabel utama yang ditekankan dalam pembinaan atlet.

"Pesan kepada kita, yang pertama kata Shin Tae-yong itu adalah disiplin. Kedua adalah mental," pesan Dudung.

Ekspansi pencarian bakat akan diperluas dari 10 kota saat ini menuju target 50 kota di seluruh Indonesia melalui sistem regional. Langkah ini diambil untuk memastikan talenta potensial di luar Jakarta mendapatkan kesempatan yang sama untuk unjuk gigi.

"Ini bukan hanya ekspansi, ini adalah gerakan nasional, membuka akses, menciptakan ekosistem dan memberikan panggung bagi talenta di seluruh penjuru negeri," tutur Dudung.

Program scouting ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem sepak bola yang inklusif di seluruh wilayah nusantara. Dudung menutup peresmian dengan menegaskan komitmen federasi dalam membangun infrastruktur prestasi bagi generasi muda.

"Mari kita jadikan Football Seven League sebagai rumah bagi mimpi-mimpi besar dan sebagai jalan menuju prestasi Indonesia di panggung dunia. Kita tidak hanya bermain, kita sedang membangun masa depan," tandas Dudung.

Artikel terkait

Rekomendasi