Aktor Nick Pasqual Divonis Bersalah Atas Percobaan Pembunuhan Mantan Kekasih

Aktor Nick Pasqual Divonis Bersalah Atas Percobaan Pembunuhan Mantan Kekasih
Foto: Ilustrasi Aktor Nick Pasqual Divonis Bersalah Atas Percobaan Pembunuhan Mantan Kekasih.

Aktor Nick Pasqual divonis bersalah oleh pengadilan California pada Jumat (8/5/2026) atas kasus percobaan pembunuhan terhadap mantan kekasihnya, Allie Shehorn. Insiden penusukan brutal tersebut terjadi di kediaman korban di Los Angeles pada Mei 2024 silam, dilansir dari Wolipop.

Majelis hakim menyatakan Pasqual bersalah atas dakwaan percobaan pembunuhan, pembobolan rumah tingkat pertama, serta penyerangan domestik. Akibat tindakan tersebut, pemeran dalam serial How I Met Your Mother ini kini menghadapi ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Berdasarkan keterangan Kantor Kejaksaan Distrik Los Angeles, Pasqual membobol rumah Shehorn sekitar pukul 04.30 pagi waktu setempat. Ia melakukan penyerangan menggunakan pisau yang menyebabkan korban mengalami luka serius sebelum akhirnya melarikan diri ke perbatasan Meksiko.

Allie Shehorn yang bekerja sebagai makeup artist Hollywood hadir langsung di San Fernando Courthouse dengan bekas luka yang masih tampak jelas. Dalam kesaksiannya, ia merinci momen mencekam saat Pasqual berusaha menembus pintu rumahnya yang terkunci.

"Aku mengunci pintu dan dia mulai meninju pintu itu sampai berlubang dan berhasil membukanya. Aku langsung lari ke kamar mandi karena kupikir ada kunci lain di pintu itu," ujar Shehorn.

Lima hari sebelum kejadian penusukan, Pasqual diketahui sempat ditahan oleh pihak kepolisian Los Angeles atas laporan kekerasan. Namun, sang aktor dibebaskan dari penjara setelah memberikan jaminan finansial sebesar US$50 ribu.

Teman korban, Jeff Dornoff, memberikan keterangan mengenai situasi setelah pembebasan tersebut. Ia menyebut bahwa Pasqual segera mencari keberadaan korban setelah keluar dari tahanan.

"Begitu dia membayar uang jaminan, dia langsung mengejar Allie," kata Dornoff.

Dornoff juga membagikan informasi mengenai kondisi kesehatan Shehorn selama masa kritis di rumah sakit. Melalui platform penggalangan dana, ia menjelaskan perjuangan korban dalam melewati masa-masa sulit pasca-operasi.

"menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihannya. Jalannya masih sangat panjang, tapi dia menghadapinya dengan keberanian dan tekad," tulis Dornoff.

Rekan korban lainnya, Christine White, merupakan orang pertama yang menemukan Shehorn dalam kondisi kritis. White memberikan instruksi medis darurat untuk menyelamatkan nyawa temannya yang menderita lebih dari 20 luka tusuk.

"Aku hanya menyuruhnya terus menahan tangannya di leher untuk menghentikan pendarahan," kata White.

Shehorn harus menjalani operasi rekonstruksi selama 14 jam untuk memulihkan kerusakan fisik akibat serangan tersebut. Hingga saat ini, proses hukum terhadap Pasqual terus berjalan menuju penentuan durasi hukuman penjara yang akan dijatuhkan.

Artikel terkait

Rekomendasi