Klub Liga Italia Napoli dilaporkan berencana melepas penyerang Romelu Lukaku pada bursa transfer mendatang guna menghindari risiko kehilangan sang pemain secara gratis saat kontraknya berakhir. Keputusan ini diambil seiring kebijakan klub yang tidak akan memberikan perpanjangan kontrak bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.
Langkah penjualan ini dilatarbelakangi oleh kondisi fisik sang striker yang dinilai semakin rentan mengalami cedera. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Sport melalui laporan Tribuna, masa bakti Lukaku di Naples sebenarnya masih tersisa hingga musim panas 2027 mendatang.
Hubungan antara pihak manajemen dan pemain asal Belgia itu dikabarkan sempat memanas akibat perselisihan penanganan medis. Lukaku dilaporkan lebih memilih menjalani proses pemulihan cedera paha secara mandiri di negara asalnya daripada memercayai tim medis internal Napoli.
Meski permasalahan internal tersebut telah dianggap selesai, pemain bersangkutan tetap dijatuhi sanksi berupa denda oleh klub. Ketegangan yang sempat terjadi diyakini menjadi salah satu faktor yang memantapkan keinginan manajemen untuk segera melepasnya dari skuat.
Napoli mematok harga jual Lukaku di angka 20 juta Euro atau setara dengan Rp 405 miliar bagi klub yang berminat. Nilai tersebut dipasang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan taksiran harga pasar sang pemain saat ini yang berada di kisaran 12 juta Euro.
Penjualan ini diproyeksikan sebagai sumber dana tambahan bagi manajemen untuk meresmikan status Rasmus Hojlund secara permanen dari Manchester United. Sebagai catatan, Napoli sebelumnya mendatangkan Lukaku dari Chelsea pada tahun 2014 dengan nilai transfer mencapai 30 juta Euro.