Influencer Na Daehoon melayangkan teguran keras terhadap Safrie Ramadhan, kekasih dari mantan istrinya, Julia Prastini, setelah anak-anaknya dijadikan objek candaan yang dianggap tidak pantas di media sosial pada Kamis, 30 April 2026.
Aksi ini dipicu oleh sebuah unggahan Safrie yang menampilkan foto Julia bersama anak-anaknya dengan keterangan yang dinilai sangat kontroversial oleh publik dan pihak Daehoon, sebagaimana dilansir dari Suara.
"Beres nidurin anaknya, giliran nidurin emaknya," tulis Safrie Ramadhan.
Merespons unggahan tersebut, Daehoon segera melakukan unggah ulang untuk memberikan peringatan demi melindungi kondisi mental buah hatinya dari narasi yang tidak mendidik.
"Sekali lagi anak-anak aku bukan bahan jokes kalian," tulis Na Daehoon.
Perselisihan ini memanas ketika sejumlah akun buzzer mulai menyerang Daehoon dengan membandingkan kehidupan pribadinya dengan pihak mantan istri, terutama terkait hubungannya dengan Diva Azura.
Daehoon menanggapi serangan tersebut dengan memberikan klarifikasi tegas mengenai integritasnya sebagai orang tua tunggal yang tetap memprioritaskan tanggung jawab terhadap anak di atas urusan asmara.
"Aku tidak selingkuh. Aku tidak living together. Aku tidak pernah melakukan hal-hal yang berlebihan di depan anak-anak," tegas Na Daehoon.
Ia juga menepis anggapan bahwa dirinya melalaikan kewajiban pengasuhan dan menegaskan kekuatan karakternya dalam menghadapi situasi konflik keluarga tersebut.
"Aku tidak pernah meninggalkan tanggung jawabku sebagai seorang ayah sekaligus ibu, hanya demi pacaran. Dan aku bukan orang yang lemah atau lembek," lanjut Na Daehoon.
Pria asal Korea Selatan ini mengaku selama ini bersikap diam demi menjaga perasaan anak-anaknya di masa depan serta menghindari terbukanya aib pihak lain.
"Aku hanya sangat takut, suatu hari nanti anak-anak akan sakit hati kalau aku membuka aib ibu kandung mereka," ungkap Na Daehoon.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan pandangan mendalam mengenai definisi seorang ibu yang tidak hanya berdasar pada hubungan biologis semata.
"Being a biological mother doesn't mean she deserves to be called a mother," pungkas Na Daehoon.
Dukungan dari netizen terus mengalir melalui kolom komentar, di mana banyak pihak memuji sikap tegasnya dalam membela kehormatan anak-anaknya dari pengaruh lingkungan yang dinilai buruk.