Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melakukan penjajakan kerja sama promosi film "Children of Heaven" bersama rumah produksi MD Pictures di Yogyakarta pada Selasa (12/5). Penjajakan ini bertujuan memperkuat dakwah melalui seni dan budaya menjelang penayangan film tersebut pada 27 Mei 2026.
Kolaborasi strategis ini melibatkan Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat (LSB PP) Muhammadiyah untuk menghadirkan tontonan yang sarat nilai pendidikan. Dilansir dari Cahaya, film ini dinilai memuat pesan moral yang kuat dalam pengembangan karakter siswa di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, memberikan apresiasi terhadap konten film tersebut setelah menyaksikan cuplikannya. Ia menyebutkan adanya nilai-nilai perjuangan hidup yang relevan bagi pemuda saat ini.
"Setelah melihat cuplikan film ini, saya menilai film ini memberikan pembelajaran tentang bagaimana dua orang bersaudara berjuang mencapai cita-cita dalam perjalanan hidupnya," ujar Irwan Akib, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pertemuan tersebut juga membahas rencana penyelenggaraan pemutaran khusus atau special screening yang menyasar pelajar Muhammadiyah. Irwan menjelaskan bahwa karya visual ini sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif secara langsung kepada anak-anak.
"Ini pembelajaran karakter yang bisa langsung dihayati oleh anak-anak kita. Karena itu, menurut saya penting untuk ditonton bersama-sama," tutur Irwan Akib, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pihak Muhammadiyah memandang medium layar lebar sebagai sarana syiar yang mampu menembus berbagai lapisan masyarakat. Penegasan mengenai aspek dakwah dalam film tersebut menjadi dasar dilakukannya kemitraan dengan lembaga seni terkait.
"Saya kira film ini mempunyai unsur dakwah dan layak untuk kita kerja samakan melalui lembaga seni budaya," tambah Irwan Akib, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Ketua LSB PP Muhammadiyah Gunawan Budiyanto serta Sekretaris LSB PP Muhammadiyah Faris Al Fadhat. Melalui inisiatif ini, LSB PP Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mengeksplorasi ruang kebudayaan sebagai jalur dakwah kultural yang non-formal.